SuaraBogor.id - Sebanyak 9 pemain Arema FC gagal memperkuat klubnya saat laga melawan PSIS Semarang diduga positif Covid-19.
Informasi beredar, 9 pemain klub yang saat ini berada di puncak klasemen sementara Liga 1 itu positif Covid-19.
Kekinian, Manajemen Arema FC memberikan penjelasan terkait absennya sembilan punggawa Singo Edan tersebut.
Media Ofiser Arema FC Sudarmaji dalam keterangan mengatakan bahwa absennya pemain tersebut dikarenakan hasil tes COVID-19 tujuh pemain dinyatakan samar.
"Ada pemain yang hasil testnya samar, sehingga dilakukan test berulang selama lima hari berturut-turut," kata Sudarmaji.
Sebagai informasi, ada sembilan pemain yang tidak masuk dalam daftar susunan pemain Arema FC saat melawan PSIS Semarang. Sembilan pemain itu adalah Ikhfanul Alam, Sergio Silva, Rizky Dwi, Renshi Yamaguchi, Carlos Fortes, Fabiano Rossa Beltrame dan Adilson Maringa.
Sementara dua pemain lain yakni Muhammad Rafli dan Feby Eka Putra absen dengan alasan berbeda. Rafli absen dikarenakan saat ini bersiap untuk melangsungkan pernikahan, sementara Feby Eka Putra harus pulang ke Mojokerto karena sang ibunda meninggal dunia.
Sudarmaji menambahkan, tidak diturunkannya sejumlah pemain tersebut merupakan bentuk proteksi terhadap tim dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat dalam menjalani kompetisi BRI Liga 1.
Manajemen Arema FC mengambil kebijakan dengan memisahkan penginapan para pemain yang memiliki hasil tes COVID-19 samar. Kebijakan mandiri tersebut merupakan bentuk respon dari hasil tes yang dilakukan secara masif dan berkala dalam kurun waktu lima hari terakhir.
"Kami sangat patuh dengan regulasi prokes, jika ada pemain yang bergejala kami langsung lakukan kebijakan mandiri dengan menempatkan di hotel yang berbeda," katanya.
Terkait hasil beberapa pemain yang masih harus dilakukan test ulang, manajemen Arema FC tidak ingin mengambil risiko dengan memaksakan pemain untuk turun ke lapangan kendati secara kondisi fisik dalam kondisi fit.
Arema FC sendiri sejak awal sudah menganggap bahwa kompetisi BRI Liga 1 2021 merupakan kompetisi dengan tajuk ‘Extraordinary Competition’ yang digelar dalam masa pemulihan pandemi.
"Segala sesuatu di tengah kompetisi masih bisa terjadi. Bukan hanya pada pemain, tetapi juga pada venue pertandingan yang sifatnya dinamis dan harus menyesuaikan dengan dinamika yang ada," katanya.
Dalam dua pertandingan terakhir komposisi pemain Arema FC menjadi sorotan. Pertama saat menghadapi PSS Sleman pada (13/1). Saat itu ada tiga pemain yang harus absen dan kemudian pada saat melawan PSIS Semarang ada sembilan pemain yang tidak bisa diturunkan. [Antara]
Berita Terkait
-
Kasus Omicron di Indonesia Naik, Presiden Jokowi Imbau Warga Berhati-hati Tapi Jangan Timbulkan Ketakutan
-
Link Live Streaming Persib Vs Borneo FC, Kick Off Pukul 18.15 WIB
-
PTM di Jakarta Lebih Fleksibel, Orang Tua yang Mau Anaknya Sekolah Daring Hanya 0,24 Persen
-
243 Transmisi Lokal, Kasus Omicron di Jakarta Capai 825 Orang
-
404 Pasien Omicron Dirawat di RSDC Wisma Atlet, 357 di Antaranya Sudah Sembuh
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
- Gibran Bukan Panglima! Pakar UGM: Keamanan Papua Tetap Tanggung Jawab TNI dan Polri
- 3 Sabun Muka Rekomendasi Dokter Estetika yang Ampuh Jaga Skin Barrier
Pilihan
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
-
Penampakan 50 Pria Baju Loreng Geruduk Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Febrie Adriansyah
Terkini
-
Ikut Masuk Saat Penggeledahan, Ketua RW Sentul Lihat Foto Wanita Misterius di Dalam Rumah
-
Masuk Kategori Ancaman Nonmiliter, DPRD Desak Wali Kota Bogor Segera Terbitkan Perwali LGBTQ
-
Buntut Keributan Viral, Satpol PP Kota Bogor Sidak Tipzy Bears dan Sita Puluhan Botol Miras Ilegal
-
Markas Polsek Cisarua Bakal Dipindahkan ke Rest Area Puncak, Ini Alasan Bupati Bogor
-
Warga Bojonggede-Citayam Bersiap! Bupati Rudy Susmanto Agendakan Pelebaran Jalan dari Bambu Kuning