Scroll untuk membaca artikel
Pebriansyah Ariefana
Rabu, 19 Januari 2022 | 05:20 WIB
Ilustrasi berdoa, keutamaan membaca sholawat Nabi (Freepik)

Artinya: “Penyakit umat-umat sebelum kalian telah menyerang kalian yaitu dengki dan benci. Benci adalah pemotong; pemotong agama dan bukan pemotong rambut. Demi Dzat yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, kalian tidak beriman hingga kalian saling mencintai. Maukah kalian aku tunjukkan sesuatu yang jika kalian kerjakan maka kalian saling mencintai? Sebarkanlah salam diantara kalian.” (HR. Tirmizi)

Rasulullah SAW juga pernah memperingatkan umatnya untuk menjauhi rasa dengki dalam hadits berikut:

“Jauhi lah hasad karena hasad itu memakan kebaikan sebagaimana api memakan kayu bakar”

Doa Agar Dijauhkan dari Rasa Dengki

Baca Juga: Bacaan Doa Iftitah Latin dan Jenis-jenisnya dari Mahdzab Syafii, Abu Daud dan Ali bin Abi Thalib

Ketika seseorang melihat temannya memiliki pencapaian dalam pekerjaan yang diunggah ke media sosial, dirinya merasakan rasa dengki tumbuh di dalam hatinya.

Kedengkian juga dapat muncul dari berbagai situasi. Akan tetapi seorang muslim harus mengetahui bahwa Allah SWT mencela orang yang memiliki sifat dengki.

Untuk menghindari celaan dari Allah SWT yang berasal dari rasa dengki yang muncul dalam hati seseorang, seseorang perlu mengetahui doa yang dapat menjauhkan dirinya dari perasaan tersebut.

Dalam Al Quran terdapat sebuah doa yang diajukan oleh kaum Muhajirin dan kaum Anshar.

Doa tersebut adalah sebagai berikut:

Baca Juga: Doa Diterima di Universitas Impian saat SNMPTN 2022, Doa Kelancaran Belajar, Kelancaran Lisan, dan Setelah Belajar

“Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshor), mereka berdoa, ‘Wahai Rabb kami, beri ampunlah kami dan saudara-saudara kami yang telah beriman lebih dulu dari kami, dan janganlah Engkau membiarkan tumbuh kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman. Wahai Rabb kami, sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang.'” (QS. Al-Hasyr:10)

Load More