SuaraBogor.id - Bagi pembaca setia Suarabogor.id yang ingin tahu berita menarik jangan khawatir, karena akan kembali diulas. Pada Senin (24/1/2022) deretan berita menarik yakni, kronologi sebelum meninggal usai divaksin, murid SD di Sukabumi sempat demam hingga muntaber, Bogor dikepung hujan badai.
Tidak hanya itu, berikut juga ada Top lima berita menarik lainnnya yang akan diulas Suarabogor.id, Selasa (25/1/2022).
1. Pernah Tidur Bareng, Dimas Beck Ngaku Sudah Tidak Perjaka ke Nikita Mirzani
Nama Nikita Mirzani dan Dimas Beck saat ini tengah menjadi sorotan publik, usai personel Bukan Bintang Biasa mengakui bahwa dirinya sudah tidak perjaka lagi.
Baca Juga: Curug Ciherang, Salah Satu Obyek Wisata Alam Pilihan di Bogor
Pengakuan ini lantas menjadi heboh dan sorotan publik, lantaran pengakuan Nikita soal dirinya pernah tidur seranjang dengan Dimas Beck yang kembali ramai diperbincangkan.
2. Mencekam! Bogor Diterjang Hujan Badai Hingga Pohon Tumbang
Hujan badai disertai angin kencang menerjang Kota dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat Senin (24/1/2022).
Hujan badai ini menyebabkan sejumlah pohon di beberapa titik tumbang.
Baca Juga: Kapasitas TPU di Kabupaten Cianjur Hampir Penuh
3. Sadis! Gangster Serang Cafe di Cibinong Bogor, Satu Pengunjung Tewas di Lokasi
Seorang pengunjung cafe di depan RSUD Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat meninggal dunia usai diserang komplotan Gangster pada Minggu (23/1/2022).
Kanit Reskrim Polsek Cibinong, AKP Yunli Pengestu mengatakan, untuk kronologi peristiwa, saat itu pengunjung cafe yang tewas sedang makan sekira pukul 05.00 WIB.
4. Kronologi Sebelum Meninggal Usai Divaksin, Murid SD di Sukabumi Sempat Demam hingga Muntaber
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sukabumi menyebutkan MD (12) murid kelas enam Madrasah Ibtidaiyah (MI) yang meninggal usai menjalani vaksinasi anak sempat mengalami Muntaber.
Plt Kepala Dinkes Kabupaten Sukabumi, Rita Mutiara menjelaskan, sebelumnya murid kelas 6 tersebut menjalani vaksinasi anak pada Sabtu (15/01/2022) di tempat sekolahnya.
5. Viral, Oknum ASN di Cianjur Pukul Honorer, Kabid DLH: Kejadiannya di Kantor
Beredar sebuah video aksi pemukulan yang diduga dilakukan seorang Aparat Sipil Negara (ASN) kepada Tenaga Kerja Sukarela (TKS) atau honorer di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat viral di media sosial.
Dalam video viral durasi 17 detik tersebut terlihat terduga pelaku dan korban tengah berbincang. Namun tiba-tiba pelaku yang mengenakan jaket loreng langsung melakukan pemukulan.
Berita Terkait
-
Dari Driver Gocar Jadi Investor? Maruarar Sirait Terinspirasi Kisah Anak Muda Ini!
-
Tumis Haseum: Si Ajaib Penyelamat Lauk Sisa Lebaran yang Viral di TikTok
-
Siapa Sosok Walid? Tokoh Pemimpin Sekte di Serial Bidaah yang Viral di TikTok
-
Puncak Macet Parah Lebaran Ini? 3 Titik Ini Jadi Biang Keroknya
-
Lagi Tren Joget THR: Apakah Terinspirasi dari Tarian Yahudi?
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Atalia Praratya Ungkap Isi Hati Soal Isu Perselingkuhan Ridwan Kamil
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai