SuaraBogor.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor mencatat ada 21 kejadian bencana yang melanda Kota Bogor pada hari Senin (24/1/2022) siang hingga malam. Setidaknya ada sembilan rumah warga, 31 unit motor, empat unit mobil, dan dua warung terdampak bencana alam.
Kalak BPBD Kota Bogor, Teofilo Patrocinio Freitas (Theo) mengatakan pada Senin pukul 14.30 WIB terjadi hujan dengan intensitas tinggi disertai angin kencang yang mengguyur Kota Bogor terutama diwilayah Kecamatan Tanah Sareal, Kec. Bogor Barat dan Kec. Bogor Utara.
"Pusdalops BPBD Kota Bogor menerima beberapa laporan kejadian bencana alam dari pihak aparatur wilayah dan warga terdampak, total kejadian bencana alam yang telah di assesment oleh TRC-PB BPBD Kota Bogor: 21 kejadian 24 Januari 2022 kemarin," Kata Theo, Selasa(25/1/2022).
Theo menjelaskan beberapa rincian bencana alam terdapat 13 kejadian pohon tumbang, 1 kejadian dahan patah, 1 peristiwa kebakaran, 2 rumah ambruk dan 4 kejadian atap terbawa angin kejadian tersebut terpantau muali dari pukul 14.00 WIB hinggal 22.00 WIB.
Baca Juga: Pentingnya Lakukan Perawatan Aki Motor, Begini Caranya Agar Tetap Awet
"21 bencana alam yang terjadi di Kota Bogor antara lain terdiri dari 14 titik di Kecamatan Tanah Sareal, 6 titik di Kecamatan Bogor Barat, dan 1 titik Kecamatan Bogor Utara," Ucapnya.
Rincihan dampak atas peristiwa tersebut terdapat kerugian material diantaranya 9 rumah warga 31 unit sepeda motor, dan 4 unit mobil, 1 mobil pikap, 2 sedan, dan 1 mobil cargo yang mengalami kerusakan akibat bencana alam pada hari senin kemarin.
"Empat mobil dampak dari kejadian pohon tumbang sedangkan 30 unit motor dampak dari kejadian Reklame yang roboh di sebelah Delima Jaya, ada juga dua rumah, dua warung, satu pos sekuriti, pagar pembatas parkiran, dan lapak rongsokan yang terdampak atas kejadian tersebut," tuturnya.
Beberapa penanganan yang dilakukan setelah bencana alam terjadi seperti halnya mendirikan lahan ungsian untuk masyarakat yang terdampak kejadian rumah ambruk dan segera membersihkan pohon tumbang di Jalan Ahmad Yani yang dilakukan petugas Damkar Kota Bogor kemarin.
Saat ini Tim Pusdalops-PB dan TRC-PB BPBD Kota Bogor sedang melanjutkan pembersihan material akibat hujan di sertai angin kencang.
Baca Juga: Intip Koleksi Mobil Mewah Bupati Langkat Terbit Rencana Perangin Angin, Termurah Cuma Rp90 Juta
Kontributor : Devina Maranti
Berita Terkait
-
18 Rumah Dinas TNI di Aceh Terbakar Hebat saat Libur Idul Fitri, Penyebabnya Masih Misteri!
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Tampang Retro, Harga Cuma Sekelas Honda BeAT: Pesona Penantang Stylo Cukup Menggoda
-
Maruarar Sirait Ngaku Diperintah Prabowo Bangun Rumah Subsidi Buat Tukang Bakso Hingga Tukang Sayur
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
Terkini
-
Kemarin Puncak Lumpuh Total! Macet Parah dari Gadog Sampai Cibodas
-
Ajak Warga Berlibur di Bogor, Rudy Susmanto Pastikan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
-
Dilarang Berenang, Dua Wisatawan Bandung Tetap Nekat, Akhirnya Terseret Ombak Pantai Jayanti Cianjur
-
Sejarah Bogor dalam Lensa! Pameran Foto PFI Bogor Meriahkan Open House Bupati
-
Geram ke Kades Klapanuggal, Dedi Mulyadi: Kepala Desa Peminta THR Lebih Parah dari Preman