SuaraBogor.id - Roy Suryo baru-baru ini menyebut tidak ada logika waras soal pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN Baru. Selain itu, nama Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok yang digadang menjadi Kepala Otoritas IKN Baru juga menjadi perhatiannya.
Roy Suryo menyoroti soal Ahok selaku calon Kepala Otoritas IKN Nusantara adalah seorang mantan Narapidana dan penista agama. Hal tersebut disampaikan Roy Suryo melalui akun Twitter pribadinya @KRMTRoySuryo2, Jumat (28/1/2022).
“Sampai sekarang logika waras pindahnya IKN yang baru ini tidak ketemu, di tengah-tengah pandemi dan bahkan melanggar janji sendiri gunakan APBN,” kata Roy Suryo.
“Apalagi calon Kepala Otorita IKN mantan Napi si Penista Agama yang 100% cacat hukum. Kenapa NKRI jadi miskin figur begini? Benar-benar TERWELU. AMBYAR,” lanjutnya.
Dalam cuitannya, Roy Suryo juga melampirkan beberapa tangkapan layar berita terkait tanggapannya mengenai Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang mengusulkan Ahok menjadi Kepala Otoritas IKN Nusantara.
Salah satu berita itu berjudul “PDIP Sodorkan Ahok Jadi Kepala IKN, Mantan Menpora: Cuma Bisa Calonin Mantan Napi?”.
Seperti diketahui, Ahok pernah dipenjara karena kasus penistaan agama beberapa tahun yang lalu. Saat ini, Mantan Gubernur DKI Jakarta itu sekarang menjabat sebagai Komisaris Utama (Komut) Pertamina.
Dalam cuitan sebelumnya, Roy Suryo menyindir soal partai terbesar yang memiliki jutaan kader, namun malah mencalonkan mantan Napi penista agama.
“TERWELU … (baca: Terlalu). Ini kata yang paling pantas diucap untuk Partai Terbesar yang memiliki jutaan kader putra terbaik potensialnya itu,” kata Roy Suryo.
Baca Juga: Pengamat Sebut Ahok Cocok Jadi Kepala Otorita IKN Dibanding Anies Baswedan: Sosok Tangan Besi
“Kok ya masih saja hanya bisa mencalonkan si Mantan Napi, Penista Agama pula. Masa lagi-lagi hanya bisa nge-aHoaX di antara 274 juta Rakyat? AMBYAR,” tambahnya.
Tag
Berita Terkait
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Ayah Bunga Zainal Meninggal, Ahok Kirim Karangan Bunga Duka Cita
-
263 Napi Risiko Tinggi Dipindah ke Nusakambangan, Terbanyak Asal Riau!
-
Refly Harun Sebut Kabar Berkas Roy Suryo P21 Cuma Karangan: Jaksa Belum Terima Apa Pun!
-
JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Situasi Memanas di Tanah Sareal: Warga Tantang Oknum Pencopot Spanduk Tolak Sampah
-
Cek Line-up PBB 2026: 24 Musisi Siap Guncang Bogor, Dari Nadin Amizah Hingga The Adams
-
Hemat dan Berkualitas! 5 Rekomendasi Sepeda Harga Rp1 Jutaan Terbaik Mei 2026
-
Daftar Lengkap Pemenang APFI 2026: Dari Tragedi Banjir Hingga Kutukan Mandalika
-
Gandeng Satpol PP, Kemendagri Luncurkan Strategi Indonesia ASRI Demi Keamanan dan Keindahan