SuaraBogor.id - Gedung Sapta Pesona yang berdiri kokoh di kawasan elite pemerintahan yakni di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat kembali disinggung oleh komika Pandji Pragiwaksono.
Di konten podcast milik akun youtube HAS Creative yang dibawakan oleh Mamat Alkatiri dengan menghadirkan bintang tamu Pandji Pragiwaksono, ia menyinggung mengenai sosok menteri yang berada dibalik pembangunan Gedung Sapta Pesona dan isu didalamnya.
Hal itu terlontar saat perbincangan mereka mengarah ke menteri yang diisukan gay di masanya.
" Waktu era orba aja ada, " ucap Pandji Pragiwaksono.
Ucapan itu kemudian memancing reaksi dari Mamat yang ingin tahu mengenai siapa menteri yang dimaksud.
"Dia adalah Menteri Pariwisata pertama yang non jenderal, beliau yang bikin Gedung Sapta Pesona," terang Pandji.
Mamat sontak terkejut dan memperjelas arah ucapan Pandji. "Itu Gay bang? tanya Mamat
"Lah kan kita lagi bahas Menteri yang Gay," tambah Mamat tanpa basa basi.
Pandji lalu meralat ucapan Mamat yang terlalu terang terangan itu. "Dicurigai," ralat Pandji.
Baca Juga: Viral Detik-detik Pengendara di Yogyakarta Terpelanting Usai Tabrak Motor yang Parkir di Badan Jalan
Pandji kemudian menjelaskan lebih lanjut mengenai mengapa sebutan kecurigaan itu tersemat kepada sang Menteri.
"Kan dia bikin Gedung Sapta Pesona tu, itu kan kayak ada batang terus ada dua bolanya gitu," jelas Pandji.
Gedung Sapta Pesona pernah jadi kontroversi kala berdiri waktu itu. Gedung yang menjadi kantor Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini jika diperhatikan dari ketinggian terlihat mirip dengan organ intim pria.
Majalah Gatra terbitan 8 Juli 2004 di artikel berjudul " Dinding Keriting Sang Maestro " sempat membahas perihal ini.
Dalam artikel itu biro arsitek yang merancang gedung tersebut yakni Robi Sularto mengatakan gedung itu merupakan perwujudan modern dari seni pahat batu dan objek berbentuk lingga.
Rancangan Gedung Sapta Pesona telah dibuat sejak tahun 1991 ketika Soesilo Soedarman menjabat sebagai Menteri Pariwisata Pos dan Telekomunikasi. Gedung ini pun diresmikan pada tahun 1995 oleh Presiden Soeharto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
-
Petaka 2 Batang Kayu Jati: Ayah Dibui demi Sesuap Nasi, Anak di Bojonegoro Mogok Sekolah Dibully
-
Sejarah Terulang! Beras Premium Kini Langka di RI
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
Terkini
-
DPRD Kota Bogor Apresiasi Relawan TPAS Galuga
-
Lampu Merah Sektor Pertanahan, 8 Celah Korupsi Radar KPK
-
23 Perusahaan Buang Limbah ke Sungai Cileungsi
-
34 Tahun Jadi Gunungan Sampah, TPA Galuga Bogor Bakal Diubah Jadi Energi Listrik dan BBM
-
Bodong! DLH Tangsel Sebut TPST Abu & Co Cisadane Tak Punya Izin Lingkungan dan Bangunan