SuaraBogor.id - Tata cara Puasa Ayyamul Bidh Rajab, lengkap dengan niat Puasa Ayyamul Bidh. Puasa Ayyamul Bidh dilakukan setiap tanggal 13, 14, dan 15 setiap bulannya, kecuali saat Ramadhan dan hari Tasyrik yang jatuh pada 13 Dzulhijjah.
Dikutip dari NUOnline, di bulan Rajab 1443 H, ayyamul bidh jatuh pada hari Selasa hingga Kamis (15-17/2/2022) mendatang. Terdapat banyak pahala atau keutamaan saat Anda melakukan puasa Ayyamul Bidh. Salah satunya nilai dari puasanya setara dengan puasa sepanjang massa.
Puasa Ayyamul Bidh ini juga disebut sebagai puasa putih karena di tiga hari tesebut bulan sedang terang.
Rasulullah SAW bersabda seperti dalam HR Bukhari, "Sungguh, cukup bagimu berpuasa selama 3 hari setiap bulan karena akan menerima sepuluh kali lipat pada setiap kebaikan yang dilakukan. Karena itu, maka puasa Ayyamul Bidh sama dengan berpuasa setahun penuh.”
Karena pahala puasa Ayyamul Bidh sangat besar, maka momen ini jangan sampai Anda lewatkan.
Selain dari segi pahala, terdapat banyak manfaat puasa dari segi medis, yakni membuat jantung sehat, risiko kanker menurun, berat badan jadi ideal, dan menurunkan risiko terkena infeksi penyakit.
Tata cara Puasa Ayyamul Bidh tidak ada bedanya dengan puasa sunnah lain. Hanya terletak pada niatnya saja. Berikut ini niat puasa Ayyamul Bidh Rajab. Niat puasa ayyamul bidh ini disunnahkan untuk dilafalkan dengan lisan, tidak sekadar dibaca dalam hati.
Niat Puasa Ayyamul Bidh Rajab ini juga mulai boleh dilaksanakan sejak malam hari sampai sebelum masuk waktu zawal, posisi matahari condong ke barat.
Hal itu dengan catatan belum makan ataupun minum apa-apa sejak terbit fajar hingga waktu niat dilakukan.
Baca Juga: Masya Allah Ganjaran Pahala Puasa Ayyamul Bidh, Sayang Banget Kalau Nggak Puasa
Dikutip dari nu.or.id, berikut Niat Puasa Ayyamul Bidh Rajab:
"Nawaytu shauma ayyâmil bîdl lillâhi ta’âlâ."
Artinya:
“Saya niat puasa Ayyamul Bidl (hari-hari yang malamnya cerah), karena Allah ta’âlâ.”
Sebelum melaksanakan puasa ayyamul bidh, umat Islam disunnahkan untuk sahur terlebih dahulu pada waktu menjelang Subuh sebelum imsak.
Jika waktu Maghrib telah tiba, sunnah bagi orang yang melakukan puasa ayyamul bidh untuk menyegerakan berbuka.
Berita Terkait
-
Niat Puasa Syawal dan Senin Kamis, Apakah Boleh Menggabungkan Keduanya?
-
Bacaan Niat Puasa Qadha Ramadan di Bulan Syawal
-
Bolehkah Puasa Syawal Digabung dengan Puasa Senin Kamis? Ini Penjelasannya
-
5 Keutamaan Puasa Syawal 6 hari dan Maanfaatnya Bagi Umat Islam
-
Niat Puasa Syawal Sekaligus Senin Kamis dan Qadha Ramadhan, Bolehkah Digabung?
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
5 Rekomendasi Track Gowes di Bogor yang Ramah Bapak-bapak, Cocok Buat Sehat Bareng Komunitas
-
Geser Fokus dari Cibinong, Pemkab Bogor Kini 'Keroyok' Penataan Kawasan Parung
-
Cari Healing di Tengah Alam Asri? 5 Rekomendasi Wisata Alam Memukau di Sukamakmur Bogor
-
Dari Komunitas untuk Negeri, BRILink Mekaar Perluas Akses Keuangan Prasejahtera
-
Waspada Cuaca Ekstrem! Pergerakan Tanah Putus Akses Jalan Antardesa di Sukaresmi Cianjur