SuaraBogor.id - Pratama Arhan resmi menggunakan nomor 38 di klub barunya, Tokyo Verdy. Klub J-League 2 itu sudah menjual jersey bernomor punggung 38 dengan nama Pratama Arhan di website resmi mereka.
Jersey yang didominasi warna hijau itu dibanderol 17,50 yen atau Rp2,1 juta.
Harga jersey Pratama Arhan di Tokyo Verdy itu belum termasuk ongkos kirim dari Jepang, misalnya ke Indonesia sekitar 2.000 yen atau Rp246 ribu.
Selain soal harga yang relatif cukup mahal, ada satu fakta menarik terkait nomor punggung Pratama Arhan di Tokyo Verdi.
Sepanjang sejarah berdirinya klub Tokyo Verdy, nomor 38 telah digunakan oleh 6 pemain. Kesemuanya adalah pemain asli Jepang.
Dari enam nama itu ada satu nama yang menarik perhatian yakni Naoki Maeda. Pemain berusia 27 tahun berposisi sebagai striker ini ialah rekan dari pemain Indonesia, Bagus Kahfi di FC Utrecht.
Mengutip dari data Transfermarkt, Rabu (16/2), Maeda adalah produk asli akademi Tokyo Verdy. Ia memulai kariernya di tim akademi sejak 2007 hingga 2012.
Promosi ke tim utama pada 2012, Maeda hanya satu musim mengenakan nomor punggung 38 yakni di musim 2011-12. Pada musim selanjutnya ia beralih ke nomor punggung 27.
Sayangnya rekan Bagus Kahfi di FC Utrecht itu selama mengenakan nomor punggung 38 tak pernah mencetak gol. Maeda baru bisa cetak gol saat memakai nomor punggung 27.
Baca Juga: "Tukar Negara" dengan Pratama Arhan, Taisei Marukawa Singgung Rekan Persebaya
Selain Maeda, lima pemain lain di Tokyo Verdy yang pernah kenakan nomor 38 ialah Ryota Kajikawa, Shuto Minami, Jumpei Shimmura, Kohei Kiyama dan Junichi Watanabe.
Berita Terkait
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
Terkini
-
Ada Hak Khusus? Forum Mahasiswa Indonesia Cium Kejanggalan Tuntutan Kasus Julia Tobing
-
6 Fakta Kasus Narkoba ASN di Bogor: Gunakan Sabu Sejak 2024 hingga Rencana Tes Urine Massal
-
Polres Bogor Peringkat Ke 2 Se Jabar: Ungkap 113 Kasus Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp3 Miliar
-
Bupati Bogor Warning Keras ASN Pengguna Narkoba: Tak Ada Toleransi, Sanksi Tegas Menanti!
-
ASN Kecamatan di Bogor Terciduk Nyabu: Setahun Lebih Konsumsi Narkoba, Karir Terancam Tamat