SuaraBogor.id - Dua orang meninggal dunia dan dua lainya luka-luka akibat tertimpa pohon tumbang di Jalan Raya Pelabuhanratu-Cisolok tepatnya di Kampung Sukawayana, Desa Cikakak, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, pohon tersebut tumbang setelah diterjang hujan deras disertai angin kencang turun diwilayah itu sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (28/2/2022).
Kapolsek Cikakak AKP BRI Catur Budiono mengatakan, hujan disertai angin kencang mengakibatkan pohon tumbang, dan menimpa dua sepedah motor yang tengah melintas.
"Dua unit sepedah motor tertimpa pohon tumbang, akibatnya dua orang meninggal dunia, dan satu orang luka-berat, dan satu lainnya luka ringan," katanya saat dihubungi melalui sambungan telepon.
Keempat korban tersebut, kata dia, yaitu Nurlela (45) dan Nyai Maryati (40) berboncengan dengan satu sepeda motor Honda Beat warna putih, dan Sri Fitriliani (23) berboncengan dalam satu sepeda motor Honda Beat warna putih bernomor polisi F 3329 UAC dengan Cema Aulia (20).
"Kondisi saat itu hujan deras disertai angin kencang, ketika melewati lokasi kejadian sebuah pohon bayur tumbang yang menimpa 2 sepeda motor yang digunakan empat saudara tersebut," katanya.
Ia mengatakan, saat ini keempat korban sudah dibawa ke Rumah Sakit terdekat. Sedangkan dua korban yang mengalami luka-luka tengah dimenjalani perawatan intensit.
"Korban yang meninggal dunia sudah dibawa ke rumah sakit, dan selanjutnya akan diserahkan kepada pihak keluarga. Dan dua lainya masih menjalani perawatan," katanya.
Selain itu, pihaknya menambahka, minta masyarakat dan pengguna jalan agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melitasi jalan Jalan Raya Pelabuhanratu-Cisolok.
Baca Juga: Hujan Lebat dan Angin Kencang Diprakirakan Bakal Terjadi di Kaltim Selama 2 Hari: Lakukan Antisipasi
"Potensi terjadinya hujan disertai angin kencang masih terjadi, oleh karena itu para pengguna jalan diminta untuk berhati-hati," ucapnya.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Berita Terkait
-
Hujan Lebat dan Angin Kencang Diprakirakan Bakal Terjadi di Kaltim Selama 2 Hari: Lakukan Antisipasi
-
Prakiraan Cuaca Sulawesi Barat Senin 28 Februari 2022: Waspada Angin Kencang
-
Pohon Gembol Kuning Tumbang di Hutan Kota Bekasi Timpa 2 Mobil, BPBD: Tidak Ada Korban Jiwa
-
Atap SD Negeri Muncang Porak Poranda Diterjang Angin Kencang di Serang Banten
-
Pengunjung Kawasan Wisata Bandung Barat Diingatkan untuk Waspadai Potensi Pohon Tumbang
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 121 Kurikulum Merdeka
-
3 Spot Wisata Hits di Bogor Timur Buat Healing Tipis-Tipis Akhir Pekan
-
Siapa Bos di Balik 11 Nyawa Gurandil? Kapolda Jabar Beri Sinyal Seret Pemodal ke Meja Hijau
-
Tirta Kahuripan Bogor Kirim Alat Penjernih Air Canggih untuk Korban Bencana di Sumatera
-
UAS Hadir di Bogor Besok, Pemkab Traktir 11.000 Porsi Makan Gratis untuk Jamaah