- KRL rute Bogor–Jakarta Kota mengalami keterlambatan parah pada Rabu malam (11/3/2026) sebab gangguan LAA.
- Gangguan operasional Listrik Aliran Atas terjadi di lintasan antara Stasiun Bojong Gede dan Stasiun Citayam.
- Ribuan penumpang memadati Stasiun Bogor sejak pukul 18.00 WIB menunggu perjalanan karena jalur harus bergantian.
SuaraBogor.id - Ribuan penumpang KRL rute Bogor–Jakarta Kota pada Rabu malam (11/3/2026) harus menghadapi ujian kesabaran.
Stasiun Bogor dipadati oleh lautan manusia setelah perjalanan KRL mengalami keterlambatan parah, imbas dari gangguan operasional yang terjadi di lintasan.
Kejadian ini menyebabkan penyesuaian jadwal dan waktu tunggu yang cukup lama bagi para komuter.
Sejak sekitar pukul 18.00 WIB, pantauan di lokasi menunjukkan bahwa penumpang tujuan Jakarta maupun Depok memadati peron Stasiun Bogor.
Mereka terlihat menunggu lebih lama dari biasanya, dengan raut wajah kelelahan dan cemas karena gangguan operasional di lintasan antara Stasiun Bojong Gede dan Stasiun Citayam.
Beberapa penumpang bahkan mengaku harus menunggu hingga lebih dari satu jam untuk bisa melanjutkan perjalanan mereka. Fikri, salah satu penumpang yang hendak menuju Depok, mengungkapkan frustrasinya.
"Saya mau ke Depok tapi belum bisa berangkat. Sudah nunggu sekitar satu jam di sini," ujarnya dilansir dari MetroBogor -jaringan Suara.com.
Menurut Fikri, kondisi keterlambatan tersebut terjadi karena jalur kereta di lintasan yang mengalami gangguan hanya dapat dilalui secara bergantian.
"Katanya jalurnya gantian, cuma bisa satu jalur dulu," katanya.
Baca Juga: Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melalui keterangan resminya pada Rabu, 11 Maret 2026, membenarkan adanya gangguan operasional ini.
"Mohon maaf apabila terdapat keterlambatan perjalanan pada rute Bogor–Jakarta Kota PP. Keterlambatan tersebut imbas dari adanya gangguan operasional Listrik Aliran Atas (LAA) di antara Stasiun Bojong Gede–Citayam,” demikian keterangan KAI.
Berita Terkait
-
Viral! Sebulan Laporan Pelecehan di KRL Bogor Menggantung, Korban Akhirnya Speak Up di Medsos
-
Jadwal Operasional KRL Jakarta-Bogor 13 Februari Agar Tak Ketinggalan Kereta
-
Lebih dari Sekadar Transfer! Fitur NFC di BRImo Ini Bikin Hidup Masyarakat Urban Makin Praktis
-
Tragedi Pilu di Parungpanjang, Siswa SDN Cibunar 04 Meninggal Tertabrak Kereta Sepulang Sekolah
-
Jadwal KRL Jakarta-Bogor Hari Ini: Tips Cek Kereta Pertama dan Terakhir Secara Real Time
Terpopuler
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Heran Febrie Adriansyah Dipanggil sebagai Tersangka, Pengacara: Baru Kali Ini Kami Lihat
- Nasi di Rice Cooker Cepat Bau dan Kuning? Begini 10 Cara Mengatasinya
Pilihan
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
Terkini
-
Usai Digeledah Polda Metro Jaya Terkait Mafia Tanah, Pelayanan BPN Cibinong Kembali Normal
-
BRImo Taiwan Raih Penghargaan, BRI Perkuat Layanan Finansial bagi Masyarakat Indonesia di Taiwan
-
Perjuangan Ratusan Petugas Taklukkan Bara Sampah di TPAS Galuga
-
Pencarian Hari Ke-3 Rombongan Jurnalis di Krakatau, TNI AL Terjunkan 3 Kapal Perang
-
Dugaan Baku Tembak di Pandawa Parungpanjang, Polres Bogor Gelar Olah TKP Tertutup dan Buru Pelaku