SuaraBogor.id - Misteri kasus penemuan mayat seorang istri di rumahnya yang berlokasi di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Klapanunggal, Kabupaten Bogor akhirnya terungkap.
Mengutip dari Bogordaily.net--jaringan Suara.com, Kamis (3/3), penyelidikan Polres Bogor, korban, K yang berusia 50 tahun itu dibunuh suaminya sendiri, HR menggunakan tabung gas. Setelah menghabisi nyawa sang istri, pelaku diduga menceburkan diri ke sumur dan mayatnya ditemukan dua hari kemudian.
“Dari hasil olah TKP, saksi-saksi di TKP dan hasil outopsi dapat kami simpulkan sementara bahwa pelaku tindak pidana pembunuhan tersebut dilakukan oleh suami yang bersangkutan,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Bogor AKP Siswo DC Tarigan.
Sang suami lanjut Siswo, diduga membunuh istrinya dengan menghantam kepala korban dengan tabung gas elpiji berukuran 3 kilogram.
“Korban istri itu (meninggal) karena hantaman benda tumpul, di TKP kita temukan adanya tabung gas elpiji 3 kg yang masih bersimbah darah,” tambah Siswo.
Setelah itu, suami korban juga mengakhiri hidup dengan menceburkan diri ke lubang sumur. “Sementara dugaan kami seperti itu (suami bunuh diri) karena memang kondisi TKP (rumah) terkunci dari dalam didukung keterangan saksi-saksi,” sambungnya.
Dari keterangan saksi, kata Siswo, pasangan suami istri itu kerap bertengkar. Bahkan pihak pihak keluarga menyebut, sepekan sebelum penemuan mayat, pihak istri sempat menyatakan ingin meminta cerai pada suaminya.
“Kami sementara menduga motifnya asmara, cemburu ya,” kata Siswo.
Karena terduga pelaku pembunuhan meninggal dunia, maka polisi menghentikan kasus tersebut.
Baca Juga: Berkas Pembunuhan Ibu dan Anak di NTT Tiga Kali Dikembalikan Kejaksaan ke Polisi
“Berdasarkan fakta-fakta yang ada di TKP dan alat bukti yang ada, patut diduga pelakunya suami dari korban sendiri. Karena pelaku juga meninggal dunia tentunya perkara tersebut akan kami hentikan,” imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Pilihan
-
Seskab Teddy Dikabarkan Diperiksa POM TNI, Soal Penyadapan Prabowo?
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah