SuaraBogor.id - Ekonom dan pengamat politik, Faisal Basri menolak wacana penundaan pemilu 2024. Menurut Faisal Basri, indikator rakyat menghendaki Jokowi perpanjang jabatan Presiden Indonesia tidak jelas.
Ditegaskan oleh Faisal Basri, bahwa selama pemerintahan Jokowi, tidak ada prestasi signifikan yang mampu diraih.
“Alasan rakyat yang menghendaki, ukurannya apa? Rentan rekayasa tentu kami tahu,” ungkap Faisal Basri, mengutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Kamis (3/3).
Dari sisi ekonomi, kata Faisal Basri bahwa inflasi di Indonesia memang melambat pada era Presiden Jokowi. Namun, pertumbuhan ekonomi justru melambat.
“Makin lama Jokowi berkuasa, makin tercecer ekonomi,” tambah Faisal.
Faisal juga menuturkan bahwa deindustrialisasi terus berlangsung, padahal industri ialah ujung tombak bagi penguatan kelas menengah.
“Oligarki kian mencengkram dan diiringi pelemahan pemberantasan korupsi dan demokrasi meredup,” tegas Faisal Basri.
Sementara itu, mantan sekretaris Kementerian BUMN, Muhammad Said Didu juga mempertanyakan aktor intelektual wacana tersebut.
Lewat akun Twitter miliknya, Said Didu kemudian memberikan kode siapa aktor intelektual dari wacana penundaan pemilu 2024.
“Aktor intelektualnya kok ga dibuka?,” tulis Said Didu.
Sementara itu, Partai Gerindra juga menolak penundaan pemilu 2024. Sikap penolakan Gerindra menyusul lima partai yang sudah lebih dulu menolak usulan penundaan pemilu 2024.
Kelima partai itu yakni PDI Perjuangan, Partai Nasional Demokrat, Partai Demokrat, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Persatuan Pembangunan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
3 Rekomendasi Makanan Pembuka Buka Puasa Agar Tubuh Tak Syok
-
Dari Era 800-an, Ratusan Golok Dipamerkan di Bogor Menuju Warisan Dunia UNESCO
-
Mantan Kades di Caringin Ditusuk Tetangga, Pelaku Diduga Rencanakan Pembunuhan
-
Bikin Kesal! SPBU di Parungpanjang Jual Pertalite Campur Air, Belasan Kendaraan Mogok Massal
-
Ternyata Klapanunggal Bogor Punya Destinasi Healing & Spot Asyik untuk Keluarga