SuaraBogor.id - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor Atang Trisnanto meminta Pemerintah Kota Bogor menekan lonjakan kenaikan harga daging sapi yang kini sudah mencapai Rp130.000 sampai dengan Rp135.000 per kilogram.
"Ketersediaan stok dan distribusi yang lancar itu kuncinya. Jadi tidak ada alasan harga akan terus meningkat jika dua hal itu terpenuhi," kata Atang di Kota Bogor, mengutip dari Antara, Kamis (10/3)
Atang menjelaskan permintaannya agar Pemerintah Kota Bogor mempersiapkan dua langkah tersebut sebagai bentuk saling mengingatkan agar gejolak harga-harga bahan pokok tidak menjadi topik yang terus membebani masyarakat.
Sejak dua pekan ini, harga daging sapi mengalami kenaikan Rp10.000 sampai Rp15.000 dari Rp115.000 atau paling tinggi Rp125.000 menjadi Rp130.000 hingga mencapai Rp135.000 per kilogram.
Menjelang Ramadan, kata dia, kebutuhan akan kuliner biasa meningkat sementara ekonomi masyarakat sedang lemah selama Pandemi COVID-19 di tengah kenaikan harga bahan pokok makanan masyarakat.
Terlebih, bahan-bahan pokok lain seperti minyak goreng, tempe dan tahu, kemudian disusul harga daging sapi kini meningkat.
Dari ketiganya, yang jelas dapat diantisipasi Kota Bogor melalui dua langkah tersebut adalah daging sapi. Kota hujan itu memiliki rumah potong hewan (RPH) Bubulak yang bisa dikoordinasikan dari sekarang mengenai ketersediaan stok daging sapi bagi pasar-pasar yang ada.
Atang menyampaikan untuk langkah pertama sesuai usulannya sudah terkonfirmasi oleh Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya bahwa stok daging sapi masih aman.
Ia menitip pesan kepada perusahaan tersebut untuk menjaganya selama Ramadan dan Idul Fitri yang tinggal beberapa minggu lagi.
Tinggal bagaimana mempersiapkan pengawasan terhadap distribusi daging dari rumah potong sampai ke tangan pedagang.
"Rumus niaga tetap sama, stok aman harga aman. Stok kurang, harga naik. Jadi kalau memang stok aman, tugas selanjutnya amankan distribusi" kata Atang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Maarten Paes Mulai Kehilangan Tempat di Ajax, Petinggi PSSI Pasang Badan
- Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari, Polres Cimahi Siapkan Dua Jalur Alternatif
- 4 HP Xiaomi RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Berbagai Kebutuhan
- 3 Rekomendasi HP vivo RAM 8 GB Snapdragon Paling Murah untuk Dipilih
- KBRI Kuala Lumpur Digeruduk, Warga Malaysia Desak Prabowo Buka Nama Perusahaan Terlibat Karhutla
Pilihan
-
Kabut Asap Makin Pekat, Doa Apa yang Bisa Dibaca Muslim? Ini Bacaan Perlindungannya
-
Jakarta Terdampak Abu Vulkanik Anak Krakatau, Pemprov DKI Terapkan PJJ Mulai Besok
-
Badan Geologi Ungkap Kondisi Anak Krakatau Terkini: Tak Ada Potensi Runtuh Picu Tsunami
-
Terungkap! Sebelum Audiensi dengan Pimpinan DPR, Botok Ditelpon Prabowo
-
Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi hingga Bandung, BMKG Ungkap Dua Klaster
Terkini
-
Kondisi Bogor Terdampak Krakatau, Sekda Imbau Warga Kurangi Aktivitas Luar Rumah
-
Kemarau Ekstrem 2026: 8.249 Hektare Sawah di Bogor Kekeringan, Jonggol Mulai Gagal Panen
-
Mitra Strategis Bupati Rudy Susmanto, Kadin Bogor Siap Jadikan Tegar Beriman Rumah Pengusaha
-
Mengenal Leadless Pacemaker, Alat Pacu Jantung Ukuran Mini untuk Pasien Berisiko Tinggi
-
Pertalite Kembali Langka di Bogor