Dany Garjito
Senin, 04 April 2022 | 16:26 WIB
Ilustrasi alquran, doa, dzikir, islam, sholat, salat (Elemen Envato)

SuaraBogor.id - Surah Alkahfi ayat 1-10 adalah sepuluh ayat yang memiliki keutamaan luar biasa. Surah ini berjumlah 110 ayat dan berada pada urutan surat ke-18 di dalam Alquran, berada pada juz 15 dan 16 atau pertengahan kitab suci. Mayoritas surahnya turun di Mekah (surah Makiyyah) atau sebelum Nabi Muhammad hijrah, termasuk sepuluh ayat pertamanya. Ia turun pada tahun keempat kenabian (nubuwah). Saat itu orang-orang kafir Quraisy tengah meneror kaum muslimin dengan sangat keras. Surah Alkahfi diturunkan untuk menginspirasi kaum Muslim dengan tiga kisah yakni Ashabul Kahfi, Khidhr dan Musa, serta kisah Dzul Qarnain.

Dalam surah, Nabi Musa belajar hikmah kepada Nabi Khidr, ketika Allah memperlihatkan betapa terbatasnya pengetahuan manusia. Serta kisah Zulkarnain yang memisahkan Ya'juj dan Ma'juj dari manusia lain karena kejahatan mereka. Ada pula kisah para pemuda yang ditidurkan Allah selama 309 tahun di dalam gua serta seorang yang sombong karena kekayaan dan yakin bahwa hartanya akan kekal. Berikut ini arti, keutamaan, dan tafsir bacaan latin Surah Alkahfi 1-10 berikut keutamaan dan maknanya.

1.       Al-amdu lillhilla anzala 'al 'abdihil-kitba wa lam yaj'al lah 'iwaj

Segala puji bagi Allah yang telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepada hamba-Nya dan Dia tidak menjadikannya bengkok;

2.       Qayyimal liyunira ba`san syaddam mil ladun-hu wa yubasysyiral-mu`minnallana ya'malna-liti anna lahum ajran asan

Sebagai bimbingan yang lurus, untuk memperingatkan akan siksa yang sangat pedih dari sisi-Nya dan memberikan kabar gembira kepada orang-orang mukmin yang mengerjakan kebajikan bahwa mereka akan mendapat balasan yang baik,

3.       Mkina fhi abad

Mereka kekal di dalamnya untuk selama-lamanya.

4.       wa yunirallana qluttakhaallhu walad

Baca Juga: Surah Al Kafirun dan Artinya Berikut Asbabun Nuzul

Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, “Allah mengambil seorang anak.”

5.       M lahum bih min 'ilmiw wa l li`b`ihim, kaburat kalimatan takhruju min afwhihim, iy yaqlna ill kaib

Mereka sama sekali tidak mempunyai pengetahuan tentang hal itu, begitu pula nenek moyang mereka. Alangkah jeleknya kata-kata yang keluar dari mulut mereka; mereka hanya mengatakan (sesuatu) kebohongan belaka.

6.       Fa la'allaka bkhi'un nafsaka 'al rihim il lam yu`min bihal-adi asaf

Maka barangkali engkau (Muhammad) akan mencelakakan dirimu karena bersedih hati setelah mereka berpaling, sekiranya mereka tidak beriman kepada keterangan ini (Al-Qur'an).

7.       Inn ja'aln m 'alal-ari znatal lah linabluwahum ayyuhum asanu 'amal

Load More