SuaraBogor.id - Aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat diinstruksikan untuk berbelanja di pasar tradisioonal minimal satu kali dalam sepekan.
Instruksi itu datang dari Bupati Cianjur, Herman Suherman. ia menginstruksikan ASN untuk belanja di pasar tradisional sebagai upaya untuk meningkatkan kembali perekonomian yang sempat terpuruk selama pandemi.
“Semua lapisan harus meramaikan pasar yang ada di Cianjur termasuk ASN, sebagai upaya meningkatkan kembali roda perekonomian di tingkat lokal, termasuk membeli produk UMKM," kata Herman Suherman, Senin (4/4/2022).
Untuk menguatkan instruksi tersebut, pihaknya sudah mengeluarkan surat edaran dan telah disebarkan ke seluruh dinas dan instansi hingga tingkat kecamatan untuk dilaksanakan, sehingga tidak ada lagi keluhan pedagang yang sepi pembeli.
Pihaknya berharap hal yang sama juga dilakukan seluruh lapisan masyarakat, termasuk Forkopimda yang menginstruksikan anggotanya untuk berbelanja di pasar rakyat yang ada, agar perekonomian hingga wilayah pelosok dapat kembali menggeliat.
Kepala Dinas koperasi perindustrian dan perdagangan (Diskoperindag) Cianjur Tohari Sastra mengatakan bupati sudah menandatangani surat edaran terkait arahan ASN untuk berbelanja ke pasar tradisional minimal satu kali dalam sepekan.
“Surat edaran ditujukan pada kepala OPD, camat sampai kepala desa yang isinya agar pada hari-hari tertentu mereka belanja ke pasar tradisional yang ada di Cianjur. Setiap kegiatan apapun harus membeli jamuan dari pasar tradisional atau UMKM," katanya.
Dengan kebijakan ini, harapannya pedagang yang berjualan dapat bergairah kembali membuka usaha, karena ASN menjadi pembeli rutin setiap pekan, sesuai instruksi Bupati Cianjur.
Namun, ia mengatakan tidak ada sanksi yang akan dijatuhkan bagi mereka yang tidak berbelanja di pasar tradisional.
Baca Juga: Lewat Platform Ini, UMKM Bisa Konsultasi Bisnis Hingga Raih Modal
“Kami akan membuat imbauan kedua dan ini untuk mengingatkan, agar para ASN di Cianjur, dapat menjalankan edaran dari bupati untuk meramaikan kembali pasar tradisional," katanya.
Berita Terkait
-
Ekonomi Digital RI Diproyeksi Capai 340 Miliar USD di 2030, UMKM Mulai Ikut Andil
-
One Time Code ASN Digital Diisi Apa? Ini Cara Aktivasi Akun Pakai MFA
-
Kemendagri Dorong Penguatan UMKM Kerajinan Nasional melalui Rakernas
-
OJK Tanggapi Wacana Gaji ASN Dipindah dari BPD ke Himbara, Ganggu Likuiditas?
-
Menuntut Dampak Nyata BRICS: Mampukah QRIS dan UPI India Berkolaborasi demi Pedagang Kaki Lima?
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
Terkini
-
Kasus Korupsi di Bogor Disorot Tajam
-
Pengendara Harap Bersiap, Dishub Bogor Terapkan Pengalihan Arus di Sukaraja Besok
-
Sabu Rp25 Miliar dalam Karung Beras: Kakek 61 Tahun Ditangkap di Parung Bogor
-
BRI Catat Investor Baru Wealth Management Tumbuh 280,68 Persen hingga Kuartal II 2026
-
Kebakaran di Kota Bogor Hanguskan 5 Bangunan dan 1 Mobil