SuaraBogor.id - Momentum hari Kartini yang jatuh pada hari ini, Kamis 21 April 2022 diperingati oleh mahasiswa di Bogor untuk melakukan aksi unjuk rasa. Rencananya pada hari ini, ratusan mahasiswa yang berasal dari sejumlah organisasi akan demo di depan Istana Bogor.
Mengutip dari Bogor Daily.net--jaringan Suara.com, mahasiswa yang akan unjuk rasa berasal dari Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Keluarga Mahasiswa Hindu Dharma (KMHD), Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI), Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) dan Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI).
Para mahasiswa ini menamakan diri Cipayung Plus Bogor dan melakukan aksi unjuk rasa tepat pukul 13:00 WIB.
Terkait tuntutan yang akan disuarakan, salah satu perwakilan mahasiswa, Hendi mengatakan bakal ada 4 hal yang ingin mahasiswa sampaikan.
Salah satunya meminta Presiden Jokowi melakukan reshuffle kabinet, dengan memecat menteri yang kerap membuat gaduh di masyarakat.
“Kelangkaan minyak goreng, tutunkan harga BBM, menolak kenaikan PPN sebesar 11 persen, mendesak presiden untuk mereshuffle mentri yang membuat gaduh bangsa Indonesia,” kata Hendi.
Ditambahkan Hendi, bakal ada 300 orang yang akan melakukan aksi unjuk rasa pada siang ini.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia