SuaraBogor.id - Penyebab gedung baru rawat inap RSUD Leuwiliang terbakar karena korsleting listrik, Senin (25/4/2022) sekitar pukul 20.00 WIB.
Informamsi itu disampaikan langsung Kapala bidang tata usaha RSUD Leuwiliang Bogor, Deni Kuswaran.
Menurutnya, kebakaran hebat tersebut terjadi di salah satu kamar VVIP RSUD Leuwiliang yang mengalami kebocoran dan menyebabkan munculnya percikan api.
"Secara kronologis kejadian ini bermula dari kecurigaan staf yang ada di ruanga magnolia ruangan VVIP, adanya kebocoran dari plafon yang cukup besar, sehingga adanya kecurigaan kebakaran karna kemunculan asap dari plafon," katanya kepada wartawan.
Dia menjelaskan, saat di cek oleh salah satu staf ternyata betul ada kobaran api, itu terjadi pada pukul 20:00 WIB.
"Kita belum bisa mentaksir kerugian kami masih berupaya melakukan pemadaman, untuk gedung ini kita strelikan," tegasnya.
Sebelumnya, tujuh unit mobil Pemadam Kebakaran atau Damkar Kabupaten Bogor, Jawa Barat dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di lantai 4 gedung rawat inap RSUD Leuwiliang.
Informasi tersebut disampaikan langsung Sektor Damkar Leuwiliang Ade. Dia mengatakan, peristiwa kebakaran RSUD Leuwiliang tersebut masih dalam penanganan.
"Betul, sedang penanganan," katanya kepada wartawan, Senin (25/4/2022).
Baca Juga: Lantai 4 Gedung Rawat Inap RSUD Leuwiliang Bogor Terbakar, 7 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
Menurutnya, tujuh unit mobil Damkar tersebut bantuan dari sektor lain.
"Kita mengerahkan mobil pemadam dari sektor Leuwiliang 2 unit, Ciomas 1 unit, Parung Panjang 1 unit, Parung 1 Unit, Ciawi 1 unit dan Cibinong 1 unit," tutupnya.
Tag
Berita Terkait
-
Lantai 4 Gedung Rawat Inap RSUD Leuwiliang Bogor Terbakar, 7 Unit Mobil Damkar Dikerahkan
-
Gedung Rawat Inap Kebakaran, Sejumlah Pasien RSUD Leuwiliang Bogor Dievakuasi
-
BREAKING NEWS! RSUD Leuwiliang Bogor Kebakaran
-
Jelang Lebaran, 445 Ribu Kendaraan Tinggalkan Jabotabek
-
Jadwal Buka Puasa Bogor Jawa Barat Lengkap dengan Bacaan Doanya, Hari Ini Senin 25 April 2022
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Ucapkan Selamat Tinggal Macet! Jalur Pengganti Jalan Saleh Danasasmita Mulai Dibangun
-
Ini 4 Lokasi Takjil Paling Lengkap dan Murah untuk Buka Puasa di Ciawi Bogor
-
Langka! Cap Go Meh Bogor 2026, Saat Budaya Tionghoa Berpadu Syahdu dengan Buka Puasa Ramadan
-
Pastikan Jalur Mudik Lebaran 2026 Aman, Pemkab Bogor Keroyok Perbaikan Jalan Parung-Kemang
-
Simbol Kerukunan Bogor, Hangatnya Bukber dan Santunan Dedie A Rachim di Rumah Ibadah Tionghoa