SuaraBogor.id - Fakta baru muncul di kasus pembunuhan seorang janda di Padalarang, Jawa Barat. Korban bernama Wiwin Setiani (30) pada Minggu (8/5/2022) dibunuh oleh pelaku yang merupakan mantan pacar korban, M.
Pihak keluarga terbaru mengungkap fakta bahwa sebelum hari nahas tersebut, pelaku acapkali melakukan teror kepada korban. Pelaku yang berstatus duda itu memaksa korban untuk mau dinikahi.
Bahkan tidak hanya korban yang diteror pelaku. Pihak keluarga korban kata ayah korban Mimin (55) juga kena getahnya. Pelaku kata Mimin kerap menebar fitnah dan juga merusak rumah keluarga korban.
Sudah tak terhitung ancaman pembunuhan yang dilancarkan pelaku ini. Merusak jendela, pintu, dan menyebar fitnah hamil agar segera dikawinkan," kata Mimin mengutip dari Suara Jabar, Rabu (11/5/2022).
Bahkan 5 hari sebelum peristiwa pembunuhan terjadi, tepatnya pada Selasa 3 Mei 2022, pihak keluarga sempat melapor ke pihak RW lalu diteruskan ke pihak kepolisian karena pelaku melalukan ancaman dengan membawa senjata tajam.
Lalu kata Mimin, ia bersama ketua RW melapor ke pihak kepolisian karena tindakan pelaku sudah mengancam keselamatan korban.
Akan tetapi menurut Mimin, saat ia dan ketua RW melapor ke Polsek setempat, petugas jaga memintanya pulang karena tidak ada cukup bukti.
Bahkan petugas bilang bahwa harus ada bukti barang korban yang diambil atau ada kerusakan barang senilai Rp 2 juta.
"Sampai di Polsek saya diminta pulang lagi karena tidak cukup bukti. Padahal saya sebut ada atap asbes pecah, bekas rusak di pintu dan kaca. Tapi petugas bilang harus ada bukti barang diambil atau kerusakan barang senilai minimal Rp2 juta," ungkapnya.
Terkait dengan pengakuan keluarga korban, Kapolsek Padalarang, Kompol Darwan membenarkan bahwa keluarga korban sempat lapor polisi karena mendapat ancaman sebelum kejadian pembunuhan.
Dijelaskan oleh Kompol Darwan bahwa pihaknya memang menyarankan hal tersebut diselesaikan dengan musyawarah di tingkat RW.
"Informasi seperti itu. Piket SPK di sana menerima keluarga bersama pak RW. Terus diarahkan untuk dimusyawarahkan di tingkat desa dan RW karena itu mantan pacarnya,"
Namun kata Kompol Darwan, pihak kepolisian sempat mencari pelaku sebelum kasus pembunuhan itu terjadi namun tidak ditemukan hingga akhirnya melakukan aksi kejinya kepada korban pada akhir pekan lalu.
Berita Terkait
-
Sebelum Dihabisi dengan Sadis, Janda Wiwin Sempat Minta Perlindungan kepada Polisi karena Teror Pelaku, tapi..
-
Keluarga Pastikan Janda Muda yang Tewas Mengenaskan di Padalarang Tidak Hamil: Itu Fitnah Pelaku
-
Asmara Kandas di Tengah Jalan Diduga Jadi Motif Tersangka Habisi Nyawa Janda Wiwin di Padalarang
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
Terkini
-
Jadwal One Way Puncak Bogor Hari Ini, Minggu 12 Juli 2026: Ganjil Genap Ditiadakan
-
Seret Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus FA, Kasus Korupsi Batu Bara Hubungkan PLN Hingga Asabri
-
DPRD Kota Bogor Gelar Rapat Paripurna, Bahas Raperda Strategis Demi Perkuat Pembangunan Kota
-
Ketua DPRD Kota Bogor Ajak Masyarakat Perkuat Partisipasi Politik Lewat Podcast KPU
-
Ikut Masuk Saat Penggeledahan, Ketua RW Sentul Lihat Foto Wanita Misterius di Dalam Rumah