SuaraBogor.id - Polisi menangkap lima orang anggota geng motor yang terlibat dalam pembacokan dan sering membuat keributan di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Seorang pelaku bahkan terpaksa ditembak karena berusaha melarikan diri.
Kapolsek Warungkondang Kompol Surachman mengatakan penangkapan lima orang pelaku tersebut berawal adanya laporan dari dua lokasi kejadian yang berbeda.
"Kelima pelaku yang ditangkap itu dilaporkan telah berbuat onar dengan melakukan bentrok dengan anggota geng motor lainnya yang tengah bagi-bagi takjil," katanya pada wartawan, Rabu (11/5/2022).
Setelah itu, lanjut dia, kelima pelaku tersebut melakukan upaya rencana pembunuhan terhadap seorang warga di Desa Jambudipa Kecamatan Warungkondang.
"Berdasarkan laporan dan pemeriksaan, jadi ada dua lokasi kejadian, pertama bentrok dengan anggota geng motor lain, kedua melakukan upaya pembunuhan dengan membacok seorang warga hingga mengalami luka berat di bagian punggung dan pinggang," ucapnya.
Ia mengatakan, sebelumnya kelima pelaku tersebut sempat melarikan diri dan menjadi buron. Setelah dilakukan pengejaran kelimanya berhasil ditangkap di beberapa lokasi berbeda.
"Saat dilakukan penangkapan satu orang pelaku di antaranya terpaksa ditembak pada bagian kaki, karena berusaha melarikan diri dan melawan petugas," jelasnya.
Surachman menyebutkan, selain berhasil menangkap lima orang pelaku, pihaknya juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya dua senjata tajam berupa cerulit dan golok.
"Celurit dan golok itu merupakan alat yang digunakan pelaku membacok korban yang nyaris tewas. Tapi korban bisa diselamatkan setelah segera dibawa ke rumah sakit," ucapnya.
Baca Juga: Zidan Diserang Geng Motor saat Cari Makan di Malam Hari, Begini Kondisinya Sekarang
Ia mengatakan, saat ini kelima pelaku tersebut tengah ditahan di Mapolsek Warungkondang. Atas tindakanya tersebut mereka dikenakan pasal 340 Jo 53 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama 20 tahun.
Kontributor : Fauzi Noviandi
Tag
Berita Terkait
-
Bupati Cianjur Wahyu Ferdian Bercita-cita Cepat Meninggal
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Viral Pelayanan Jutek di Puskesmas Cisarua, Ini Respons Pimpinan
-
4 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaik untuk Bapak-Bapak di Mei 2026
-
Dedi Mulyadi Ingin Kembalikan Kawasan Batutulis Bogor Jadi Area Hijau dan Sejarah
-
Ingatkan Bupati dan DPRD, KPK Turun Tangan Benahi Perencanaan Anggaran di Kabupaten Bogor
-
KPK Plototi Dana Pokir DPRD Kabupaten Bogor, Sekda: Jangan Sampai Bermasalah Hukum