SuaraBogor.id - Laporan keuangan tahun anggaran 2021 pemerintah kota (Pemkot) Bogor meraih predikat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat.
Menurut Wali Kota Bogor, Bima Arya, predikat WTP ini merupakan kesiapan pemkot untuk membangun sistem pemerintah yang bersih dan transparan.
"Penghargaan ini menunjukkan kesiapan kita dalam membangun sistem pemerintahan yang bersih, melayani, transparan dan akuntabel," kata Bima Arya.
Bima Arya bersyukur WTP tahun ini berarti yang keenam didapat Kota Bogor secara berturut-turut sejak 2016.
Atas raihan laporan keuangan yang baik ini, Bima Arya pun menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor yang selama ini selalu mengawal alokasi anggaran di daerahnya.
Bima yang bersama Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto menerima langsung Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2021 dari Plt. Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Arif Agus di Bandung, Senin (23/5), mengaku bangga atas hasil kolaborasi dewan, pemerintah dan mitra lain yang mendukung pembangunan di "Kota Hujan" itu.
"Terima kasih juga atas dukungan Ketua DPRD Kota Bogor yang bersama-sama mengawasi jalannya program pembangunan di Kota Bogor," ungkap Bima Arya.
Ketua DPRD Kota Bogor Atang Trisnanto mengapresiasi predikat WTP yang diterima Pemkot Bogor. Menurutnya, ini hasil dari kerja keras dan sinergi semua pihak.
"Apa yang sudah baik dipertahankan dan ditingkatkan. Apa yang menjadi rekomendasi dari BPK harus diperbaiki ke depannya. Semoga pelayanan menjadi lebih baik ke depan," ujar Atang [ANTARA]
Berita Terkait
-
Raih Laporan Keuangan WTP Secara Berturut-turut Sejak 2010-2021, Mohammad Idris: Bukti Kota Depok Transparansi
-
Laporan Keuangan Pemkot Makassar Dapat Predikat WTP, Danny Pomanto: Usaha Bersama Butuh Konsistensi
-
Periksa Kepala BPK Jabar, KPK Usut soal Pembentukan Tim Auditor Laporan Keuangan Pemkab Bogor
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Cara Aktifkan Fitur End-to-End Encryption WhatsApp, Pastikan Obrolan Rahasiamu Bebas Sadap
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
- Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
- Jokowi: Saya Disadap, Tapi Saya Diam Saja
Pilihan
-
Jokowi Tak Banyak Komentar Soal Penyadapan Prabowo: Kita Hormati Proses Hukum
-
Dicecar soal Listyo Sigit Prabowo, Jokowi: Semua Orang juga Sudah Tahu
-
Jokowi Ngaku Lupa Nama 3 Temannya yang Wisuda Bareng di UGM
-
Hakim Potong Omongan Jokowi yang Melebar: Jawab Saja Pertanyaannya!
-
Jokowi Pamer Ijazah di Depan Mukanya, Roy Suryo Ketawa Ngakak
Terkini
-
Kabar Baik Warga Ciomas dan Sekitarnya, Kemacetan Laladon Mulai Digarap 2027
-
Garap Rentetan Saksi Korupsi HGB Summarecon, KPK Panggil Pejabat BPN Bogor hingga Petinggi Swasta
-
Mensos Ungkap Lima Tenaga Pendidik Sekolah Rakyat Dipecat, Termasuk Kepala Sekolah
-
Solusi Macet Ciomas! Jalan Laladon Bakal Dilebarkan 3 Meter
-
Balai Karantina Resmi Hadir di Laladon, Ekspor Ikan Hias Bogor Makin Mudah