SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya bersama petinggi Partai Amanat Nasional (PAN) mengunjungi Rumah Dinas Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung pada Selasa (7/6/2022).
Bima Arya bersama Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Majelis Pertimbangan Partai (MPP) Hatta Rajasa serta Ketua DPW PAN Jabar, Desy Ratnasari, tiba di Gedung Pakuan sekira pukul 08.45 WIB.
Dalam pertemuannya ini, jajaran petinggi PAN takziah atau menyampaikan belasungkawa kepada Ridwan Kamil atas kepergian Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril.
Sebagaimana diketahui bersama, putra sulung Ridwan Kamil itu dinyatakan keluarga wafat karena tenggelam akibat hanyut ketika berenang di Sungai Aare, Swiss, Kamis, 26 Mei 2022 waktu setempat.
"Ketum dan jajaran PAN di Jabar datang memberikan rasa simpati dan doa agar upaya-upaya untuk menemukan Eril dikabulkan oleh Allah," kata Hatta Rajasa di Gedung Pakuan.
Selain menuturkan belasungkawa, petinggi PAN juga mendoakan supaya keluarga Ridwan Kamil terus diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.
"Gubernur ini tegar sekali menghadapi cobaan," ujarnya.
Di tempat yang sama, Zulkifli Hasan mengungkapkan alasannya mengapa dirinya bersama jajaran PAN lainnya baru takziah kepada Ridwan Kamil di Gedung Pakuan hari ini.
Katanya, dirinya selalu sahabat memahami betul apa yang dirasakan oleh Ridwan Kamil karena telah kehilangan putra sulungnya, sehingga memberikan waktu terlebih dahulu karena menurutnya cobaan tersebut tidaklah mudah.
"Kita saja terasa berat dan terpukul sebagai seorang sahabat Kang Emil. Kami memang datang hari ini tidak awal-awal karena terus terang tidak mudah," ucapnya.
Tag
Berita Terkait
-
PAN Bantah Budi Arie Soal Percepatan 2029: Indonesia Tak Sedang Menuju Situasi 98
-
Zulhas: Anggota Dewan Hingga Menteri PAN Wajib Potong Gaji Sebulan Demi Rakyat NTT
-
Tuntas di 2027! PPPK Paruh Waktu Siap Alih Status, Daerah Dilarang Keras Tambah Pegawai Baru
-
Usai Kericuhan Penurunan Merah Putih, Kapolri Pastikan Aceh Terkendali
-
Dudung Sebut Kericuhan di Aceh Cuma Ulah Oknum: Rakyat Aceh Itu NKRI
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor