SuaraBogor.id - Warga Kampung Cariu, Desa Wangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur menggerebek dua orang pria yang diduga memiliki hubungan asmara. Bahkan, satu dari dua orang pria yang diduga memiliki orientasi seksual gay atau biseksual itu diketahui telah memiliki istri.
Pria yang sudah memiliki istri tersebut yaitu AM (41). Bahkan dirinya diketahui sudah menikah dua kali. Tetapi istri pertamanya meninggal, kemudian menikah lagi.
Dari pernikahan yang pertamany,a AM (41) dikaruniai tiga orang anak. Sedangkan dari istri keduanya ia mempunyai seorang buah hati.
Hal tersebut diungkapkan, Ketua RW 03 Desa Wangunkerta Budiman Kurniawan, dan seorang warga kepada SuaraBogor.id, Rabu (8/6/2022).
"Berdasarkan beberepa informasi yang kami peroleh, AM sudah menikahi dua orang istri, namun istri pertamanya meninggal, kemudian menikah lagi, dan ia memiliki empat orang anak," jelasnya.
Bahkan tidak hanya itu, kata dia, menurut istri keduanya, saat melakukan hubungan badan AM normal, seperti pria pada umumnya, dan tidak mengalami kelainain apapun.
"Saat digerebek kita semua sepakatkan, untuk menghubungi keluarga mereka, bahkan istrinya pun datang. Istrinya itu mengaku dalam urusan ranjang AM biasa-biasa seperti pria dewasa yang nafsu dengan wanita," katanya.
Budiman mengungkapkan, usai AM diketahui memiliki penyimpangan seksial, istri kedunya pun cukup terpukul dan sempat tidak percaya atas perbuatanya.
"Kita juga sempat juga untuk menghubungi aparat desa, dan akhirnya permasalahan tersebut diselesaikan secara musyarawah, dan perjanjian, bahwa keduanya tidak akan mengulang perbuatanya kembali," ucapnya.
Ia mengatakan, saat ini kedua pria penyuka sesama jenis tersebut, sudah diberikan kepada pihak keluarganya masing-masing.
"Saya sempet juga komunikasi dengan kakaknya AM, berdasarkan informasi terakhir, AM dibawa keluarganya ke Bandung. Sedangkan N dibawa beberapa tokoh asal dia tinggal," ucapnya.
Sebelumnya, Masyarakat di Kampung Cariu, Desa Wangunkerta, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur menggerebek pasangan sesama jenis di sebuah rumah kontrakan.
Saat digerebek, warga mendapati kedua pria tengah bermesraan, bahkan seorang di antaranya telanjang dada.
Ketua RW 03 Desa Wangunkerta Budiman Kurniawan, membenarkan adanya pengerebekan dua pria yang tengah melakukan bermesrasaan disebuah rumah kontrakan.
"Pengegerebekan tersebut terjadi pada Sabtu (21/5/2022) lalu, sekitar pukul 14.30 WIB. Dan didapati seorang pria tengah telanjang dada dan satunya masih berpakaian," ucapnya.
Berita Terkait
-
Abu Vulkanik Cukup Tebal Sampai ke Cianjur, CFD Sepi dan Kendaraan Tertutup Debu
-
BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km
-
Gempa M4,3 Cianjur Terasa hingga Lantai 9 Gedung di Jakarta, Pekerja: Lantainya Goyang
-
Gempa M 4,4 Guncang Cianjur Terasa Hingga Jakarta dan Bandung, Warga: Kayak Ada yang Banting Pintu
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan