SuaraBogor.id - Kutukan Semifinal Piala AFF U-19 bakal dihadapi Timnas Indonesia U-19 dan Shin Tae-yong. Skuad Garuda bakal menjalani Piala AFF U-19 2022 pada 2-15 Juli 2022 mendatang.
Kini, Timnas Indonesia yang berada di grup A Piala AFF 2022 bakal bersaing dengan sejumlah kontestan kuat seperti Vietnam, Thailand, dan Myanmar serta dua kontestan lainnya ialah Filipina dan Brunei Darussalam.
Kahadiran juru taktik asal Korea Selatan itu menjadi harapan besar Indonesia untuk mengakhiri kutukan Semifinal Piala AFF U-19. Timnas Indonesia U-19 bersama Shin Tae-yong bakal menghadapi kutukan yang selama ini menghinggapi timnas Indonesia U-19.
Menurut data, penampilan Timnas Indonesia di tiga laga Piala AFF U-19 selalu berhasil lolos ke semifinal namun bisa melanjutkan langkahnya ke partai puncak.
Pada Piala AFF U-19 edisi 2017, 2018, dan 2019, Timnas Indonesia U-19 tidak mampu menembus partai puncak.
Timnas Indonesia U-19 barhasil menembus final dan akhirnya berhasil meraih gelar juara pada Piala AFF U-19 2013. Indra Sjafri saat itu menjadi juru taktik Evan Dimas Darmono dkk.
Sedangkan, pada Piala AFF U-19 2017 yang berlangsung di Myanmar, Indonesia kembali sukses ke semifinal dengan status juara klasemen akhir Grup B namun gagal melaju ke final.
Egy Maulana Vikri dan kawan-kawan harus tumbang dari Thailand di semifinal lewat drama adu penalti dengan skor 2-3 setelah laga waktu normal berakhir tanpa gol.
Pada perebutan posisi ketiga, Indonesia memang sukses menang telak dengan skor 7-1 saat menghadapi Myanmar.
Sementara, saat Piala AFF U-19 2018, juga tak jauh berbeda. Timnas Indonesia U-19 yang saat itu berstatus sebagai tuan rumah penyelenggara justru kalah dari Malaysia di semifinal lewat drama adu penalti.
Setelah melalui waktu normal, anak asuh Indra Sjafri hanya bisa bermain imbang 1-1. Pemenang pun akhirnya ditentukan melalui adu penalti, timnas Indonesia U-19 kalah dengan skor 2-3.
Timnas Indonesia U-19 pun akhirnya mesti puas dengan meraih status peringkat ketiga setelah menundukkan perlawanan Thailand dengan skor tipis 2-1.
Sedangkan saat era Skuad Garuda Nusantara di bawah asuhan pelatih Fakhri Husaini, skuad Timnas Indonesia U-19 belum bernasib mujur di Piala AFF U-19 edisi 2019.
Bagus Kahfi dan kawan-kawan saat itu sukses lolos ke semifinal dengan status sebagai juara klasemen Grup A. Mereka ditemani Myanmar yang duduk di urutan kedua.
Meski demikian, langkah timnas Indonesia U-19 lagi-lagi harus terhenti di babak empat besar. Malaysia kembali menjadi mimpi buruk yang memupus harapan Indonesia.
Berita Terkait
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Shin Tae-yong Tak Sangka Persija Finis Peringkat 3 Piala Presiden 2026, Kenapa?
-
Shin Tae-yong Pusing! Persija Langsung Hadapi Borneo FC dan Persib di Dua Laga Awal Super League
-
Kekalahan dari Persib Jadi Sinyal Keras, Shin Tae-yong Beberkan Masalah Utama Persija
-
Shin Tae-yong Gagal Total? Persija Tumbang dari Persib, Gagal ke Final Piala Presiden 2026
Terpopuler
- Demi Ketenangan Almarhum, Orang Tua Affan Kurniawan Mohon Tak Ada Peringatan Setahun Kematian
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
- Jelang FIFA ASEAN Cup 2026, Kevin Diks Tegas Sistem Empat Bek Lebih Cocok
- Mau Terlihat Lebih Muda? Ini 5 Pilihan Warna Lipstik yang Bisa Dicoba
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
Ancaman El Nino Super Paruh Kedua 2026, Guru Besar IPB Ingatkan Potensi Anjloknya Produksi Pangan
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity