SuaraBogor.id - Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) mengingatkan semua pihak agar tak menghalalkan segala cara dalam aktifitas ekonomi.
Pernyataan itu terkait kasus penggunaan nama Muhammad dan Maria untuk promosi minuman beralkohol yang dilakukan Holywings.
"Kasus yang terjadi pada Holywings membuat masyarakat ekonomi syariah DKI Jakarta mengingatkan agar tidak terjadi lagi kedzaliman dan menghalalkan segala cara dalam semua aktifitas ekonomi termasuk marketing campaign yang berujung kepada tindakan SARA," kata Ketua MES DKI Jakarta DKI Tito Maulana.
Tito menambahkan, jika bagi umat Islam Muhammad bukan sekedar 'whats in a name' tetapi berasal dari sosok manusia terbaik utusan Allah bagi seluruh umat.
Selain Muhammad, nama Maria juga terdapat dalam ajaran agama Islam. Yakni sebagai sosok wanita suci di dalam Islam bahkan menjadi nama satu surah di Al Quran.
"Dilihat dari sudut pandang ekonomi syariah sebagai ekonomi yang berdaulat, berkeadilan dan terbuka sesuai dengan maqosith syariah berdasarkan alquran dan sunnah. Prinsipnya adalah selalu mengedepankan keberkahan dan menentang kezhaliman, zhalim itu sendiri adalah semua hal yang tidak menempatkan sesuatu pada haknya," imbuhnya.
MES DKI mengimbau agar semua pihak tetap tenang dan bijak menyikapi persoalan ini. Serta menyerahkan semua penyelesaian kepada pihak yang berwajib. Tito berharap tidak terjadi lagi kasus berpotensi menyebabkan konflik seluruh masyarakat.
Sebelumnya, Ketua Majelis Ulama Indonesia bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis menyatakan dirinya menerima permintaan maaf dari salah satu pemegang saham Holywings, Hotman Paris terkait kasus penggunaan nama Muhammad sebagai promosi minuman beralkohol yang dilakukan oleh Holywings.
Permohonan maaf itu diketahui dari sebuah video yang diunggah Hotman Paris di akun Instagram miliknya, Minggu (26/6/2022).
Cholil Nafis mengatakan, sebagai orang Islam, dirinya tentu akan memaafkan kesalahan tersebut.
"Makasih Bang, masya Allah! masya Allah! Saya mengucapkan terima kasih dan bangga Abang bisa klarifikasi tabayyun ke rumah ini. Sebagai pribadi, saya memaafkan karena pasti setiap orang melakukan kesalahan dan sebagai orang yang berbuat kesalahan adalah yang memperbaiki, bertaubat dan juga meminta maaf. Tentu, orang Islam akan memaafkan karena kita adalah orang baik," kata Cholil Nafis.
Selanjutnya, pria yang juga merupakan Rais Suriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mendorong proses hukum dalam kasus tersebut agar tetap berjalan. Dia berharap penegakan hukum dilakukan secara adil sehingga menjadi pembelajaran bagi seluruh pihak.
"Berkenaan dengan penegakan hukum, kami setuju Bang ini terus diproses untuk pembelajaran. Ini staf Abang terlalu kreatif, hilang sensitivitasnya bahwa ini ranah agama. Mungkin, niatnya baik atau Wallahu bissawab (hanya Allah yang tahu). Oleh karena itu, saya sepakat ini terus di ranah pengadilan dengan proses hukum berjalan. Mudah-mudahan, berjalan lancar menemukan keadilan dan seadil-adilnya," ucap Cholil Nafis.
Sementara itu, Hotman Paris atas nama pribadi dan Holywings menyatakan memohon maaf pada umat Islam.
Hotman Paris mengatakan, pihaknya menyerahkan kasus ini pada proses hukum yang berlaku di negara ini.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Tahun Holding Ultra Mikro, UMKM Makin Naik Kelas
-
Tati Purwanti Buktikan Mantan PMI Bisa Sukses, Bubur Cirebon Kini Hadir di Taipei
-
Kecelakaan Tunggal Cileungsi-Jonggol, Penumpang Bak Pikap Tewas Usai Tabrak Tiang Listrik
-
Sentul City Serahkan 423 Sertifikat Tanah PSU ke Pemkab Bogor
-
Dipicu Angin Kencang, Titik Api Baru Kembali Membakar TPA Galuga Bogor