SuaraBogor.id - Seorang SPG rokok berinisia AA perempuan berusia 25 tahun meninggal dunia di kamar kos pada Selasa (12/7/2022) kemarin.
Korban ditemukan meninggal dunia dalam keadaan mukanya sudah pucat, sekitar pukul 20.00 WIB, dan langsung dievakuasi ke RSUD dr. Soekardjo.
SPG Rokok perempuan itu tewas di kamar kos Kampung Sindanghayu, Kelurahan Kahuripan, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.
“Saya kurang tahu persis meninggalnya karena apa, tadi terlihat sangat pucat. Informasinya korban bekerja sebagai SPG rokok,” kata Ketua RT setempat, Dede Kusdinar, kepada wartawan, mengutip dari Kapol.id -jaringan Suara.com, Rabu (13/7/2022).
Baca Juga: Warga Pagerageung Tewas Tergilas Kereta Api Pasundan di Tasikmalaya, Berikut Kronologinya
Kapolsek Tawang, Ipda Wawan Setiawan menuturkan, informasi dari warga setempat korban bekerja sebagai SPG di perusahaan rokok Sukun.
Saat melakukan olah TKP, di sampingnya terdapat beberapa obat seperti graxine, metanamic acid dan tremenza.
“Hasil keterangan saksi, korban terlihat masih beraktivitas sekira pukul 16.00 WIB. Mereka sempat makan bareng dan pulang ke kamar kosan,” jelasnya.
Salah seorang saksi MS, sekira pukul 19.24 mendapat pesan dari kakak korban untuk mengecek keberadaannya. Naas saat ke kamar kosnya, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa.
“Hasil pemeriksaan dokter, tidak ada luka ataupun tanda-tanda kekerasaan di tubuh korban,” katanya.
Baca Juga: 4 Hal yang Perlu Diperhatikan sebelum Memilih Tempat Kos
Jenazah korban beridentitas warga Karangnunggal Kabupaten Tasikmalaya ini lalu dibawa keluarga untuk dimakamkan.
Berita Terkait
-
Sarat Polemik dan Intervensi Asing, Penyusunan Regulasi Pertembakauan Harus Libatkan Pihak Terdampak
-
Bukan Opor Ayam, Ini 10 Kuliner Lebaran Unik Khas Tasikmalaya yang Wajib Kamu Coba
-
Prabowo Diminta Turun Tangan, Industri Rokok Padat Karya Terancam Aturan Pemerintah
-
Pemerintah Disinyalir Diam-diam Mau Keluarkan Aturan Soal Larang Jual Rokok Dekat Sekolah
-
Benarkah Merokok Berlebihan Bisa Rusak Kesehatan Mental? Ini Faktanya
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Neraka Macet di Puncak Bogor, Jalur Alternatif Cibalok Bikin Wisatawan Sengsara
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat