SuaraBogor.id - Hujan deras yang mengguyur wilayah Bogor bukan hanya menyebabkan banjir saja, tapi membuat sebuah bangunan rumah roboh.
Hal tersebut menyebabkan seorang warga Kampung Salabenda Bot RT02/RW, Kelurahan Curug, Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor, Manah (57), tewas ter1timbun pondasi rumah yang roboh tepat di atas dapur rumahnya.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Theofilo Patrocinio Freitas mengatakan, kejadian dilaporkan pukul 18.00 WIB sehingga petugas segera meluncur ke lokasi.
"Kami langsung meluncur setelah mendapatkan laporan. Sudah dicek, korban hanya satu orang dan sudah terlihat meninggal, tapi belum selesai dievakuasi," katanya.
Theofilo menuturkan, proses evakuasi cukup menemukan tantangan karena reruntuhan bangunan cukup besar-besar sehingga badan korban belum bisa diangkat.
Pantauan di lokasi, sejumlah petugas BPBD dibantu Polsek Bogor Barat, dan warga sekitar hingga pukul 20.15 WIB, masih melakukan pembersihan dan berusaha mengangkat material reruntuhan.
Seorang saksi mata yang juga merupakan keponakan korban, Yoyoh (51) mengatakan kejadian begitu cepat sekitar pukul 17.30 WIB sehingga kemungkinan korban tidak bisa menyelamatkan diri.
Yoyoh melihat suami korban Hamid dan seorang anak laki-lakinya Andriansyah (25) yang masih tinggal bersama, serta anak perempuannya yang tinggal di sebelah rumah mereka menangis ke luar.
Sempat terdengar ada teriakan Manah dari dalam dapurnya. Ternyata, Bibinya itu tertimpa bangunan rumah Jujun yang berada di atasnya. Bangunan menimpa dapur dan kamar kosong di rumah pasangan Manah dan Hamid itu.
Lokasi bencana rumah tertimbun bangunan rumah tetangga ini berada di bawah jalan umum kampung Salabenda Bot. Cuaca hujan deras pada pukul 17.00 WIB diduga membuat bangunan rumah Jujun roboh.
Hingga dua jam evakuasi ini, cuaca masih hujan ringan mengiringi petugas melakukan evakuasi. [Antara]
Berita Terkait
-
11 Titik di Kota Bekasi yang Terendam Banjir, Ketinggian Air Capai 80-100 Cm, 13 Jiwa Diungsikan
-
Menegangkan, Momen PMI Evakuasi Ibu Yang Akan Melahirkan di Perumahan Terdampak Banjir di Tangerang
-
Hujan Deras Guyur Bogor, Perumahan BPI Cilebut Terendam Banjir, Ketinggian Air Sekitar 1,2 Meter
-
#PrayForGarut Jadi Trending Topic, Doa untuk Warga Terdampak Banjir: Semoga Tak Ada Korban Jiwa
-
Banjir Bandang Terjang Garut, Wakil Bupati Helmi Budiman: Belum Ada Laporan Korban Jiwa
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Inklusi Keuangan BRI Kian Masif, Saldo CASA BRILink Agen Tembus Rp30 Triliun
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro BRI: 1,2 Juta Debitur Naik Kelas
-
Warga Kayumanis Tolak Pembangkit Sampah, Camat: Sosialisasi Pemkot Belum Merata
-
Ini Dia Alasan Kenapa HJB Ke-544 Bogor Digelar di Desa Malasari
-
Pertama dalam Sejarah! HJB ke-544 Dipusatkan di Kaki Gunung Halimun Salak