SuaraBogor.id - Bagi masyarakat yang sering melewati jalan Kota Batu - Ciapus, Kabupaten Bogor, Jawa Barat bakal ditutup total.
Penutupan jalan Kota Batu - Ciapus tersebut hingga kini masih dalam pembahasan. Alasannya yakni, adanya peningkatan jalan (Pembangunan jalan) di kawasan tersebut.
Rencana penutupan jalan Kota Batu-Ciapus Kabupaten Bogor secara total itu dibawa ke rapat muspika. Pelaksana Harian (Plh) Camat Tamansari Hidayat beserta Muspika Tamansari lainnya duduk bersama Ketua UPT Jalan Wilayah III Ciomas Andri dan pihak pelaksana pembangunan jalan Kota Batu – Ciapus, serta para kepala desa, di Aula Kantor Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor.
Mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com, Plh Camat Tamansari, Hidayat mengatakan, pertemuan dengan UPT jalan dan juga pihak pelaksana ini untuk menanyakan perihal belum dilakukannya pengerjaan.
Tetapi secara teknis dirinya tidak bisa menjelaskan dengan alasan bukan kewenangan kecamatan.
Kemudian di pertemuan ini juga pihak kecamatan dan muspika untuk bermusyawarah soal rekayasa lalu lintas. Sebab, peningkatan jalan Kota Batu hingga Ciapus itu merupakan jalur utama.
“Kami di kecamatan tidak punya kewenangan kalau menanyakan soal teknis, itu kewenangannya dari mereka. Jadi kami menanyakan bagaimana arus lalu lintas ketika itu sudah dilaksanakan,” kata Hidayat kepada wartawan.
Lanjut Hidayat, dalam pertemuan ini pun belum ada keputusan soal arus lalu lintas apakah ada penutupan secara total atau pengalihan lalu lintas.
Tetapi, usulan dari pihak pelaksana menginginkan adanya penutupan secara total, karena alasannya agar pengerjaan lebih cepat.
Baca Juga: Mercedes-AMG A 35 Hadir di Botani Square Bogor Bersama Mercedes-Benz GLC 200
Peningkatan jalan ini juga dilakukan secara dua segmen, dimana segmen satu dikerjakan mulai simpang ciapus tepatnya depan Masjid Al-Misbah sampai ke bawah (dekat simpang arah Nyalindung, red). Sedangkan segmen dua mulai dari simpang Curug Nangka atau dekat Hotel Highland sampai Kemang.
“Tadi keinginan mereka (kontraktor, red) di tutup total ya. Tetapi kan jalan dari simpang ciapus sampai simpang jalan di dekat kantor desa sirnagalih (simpang jalan arah Nyalindung, red) sepertinya tidak bisa ditutup total, sehingga hanya bisa dilakukan buka tutup. Tetapi kalau yang dari simpang Curug Nangka sampai Kemang bisa dialihkan atau ditutup secara total,” jelasnya.
Berita Terkait
-
Eks Anggota Bawaslu Penyuap Gugat Penyidik KPK, Ada Apa? Ini Kata KPK
-
KPK Yakin Hakim PN Bogor Tolak Gugatan Perdata Agustiani Tio terhadap Penyidik Rossa
-
Penyidik KPK Digugat Rp 2,5 Miliar oleh Mantan Terpidana Kasus Harun Masiku
-
5 Kolam Renang di Bogor Referensi Wisata Air untuk Liburan
-
5 Rekomendasi Tempat Wisata Hits untuk Liburan Bareng Keluarga di Bogor
Tag
Terpopuler
- Pemilik Chery J6 Keluhkan Kualitas Mobil Baru dari China
- Profil dan Aset Murdaya Poo, Pemilik Pondok Indah Mall dengan Kekayaan Triliunan
- Jadwal Pemutihan Pajak Kendaraan 2025 Jawa Timur, Ada Diskon hingga Bebas Denda!
- Pemain Keturunan Maluku: Berharap Secepat Mungkin Bela Timnas Indonesia
- Jairo Riedewald Belum Jelas, Pemain Keturunan Indonesia Ini Lebih Mudah Diproses Naturalisasi
Pilihan
-
Bodycharge Mematikan Jadi Senjata Rahasia Timnas U-17 di Tangan Nova Arianto
-
Kami Bisa Kalah Lebih Banyak: Bellingham Ungkap Dominasi Arsenal atas Real Madrid
-
Zulkifli Hasan Temui Jokowi di Solo, Akui Ada Pembicaraan Soal Ekonomi Nasional
-
Trump Singgung Toyota Terlalu Nyaman Jualan Mobil di Amerika
-
APBN Kian Tekor, Prabowo Tarik Utang Baru Rp 250 Triliun
Terkini
-
Waspada! Ada Pabrik Uang Palsu Rp3,3 Miliar di Bogor
-
Dedie A Rachim Laporkan Kondisi Jalan Longsor Batutulis ke Wamen PU, Ajukan Opsi Jalur Baru
-
BisKita Trans Pakuan Kembali Layani Warga Bogor, Tarif Tetap Rp4.000 dengan Opsi QRIS
-
Kabar Erupsi Gunung Gede Terbongkar! Badan Geologi Ungkap Fakta Sebenarnya
-
Aktivitas Gempa Gunung Gede Terus Melandai, TNGGP Pantau Ketat Jelang Keputusan Pendakian