SuaraBogor.id - Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat disebut bisa kendalikan banjir Jakarta. Saat ini, proses pembangunan proyek nasional tersebut tengah dilakukan.
Untuk memastikan proyek pembangunan Bendungan Ciawi dan Bendungan Sukamahi, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil didampingi Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan telah mengunjungi lokasi belum lama ini.
Ridwan Kamil mengatakan, proyek pembangunan tersebut di tahun ini segera selesai dan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.
“Insyaallah dalam waktu dekat, di tahun ini segera selesai dan segera diresmikan oleh Pak Presiden. Saya bertugas untuk memastikan persiapan-persiapan, juga melaporkan kepada masyarakat,” katanya.
Baca Juga: CEK FAKTA: Beredar Foto Pria Membawa Batu saat Bertemu dengan Presiden Joko Widodo, Benarkah?
Kang Emil menerangkan, bahwa kalau dua bendungan ini jadi, akan mengurangi volume air yang mengalir begitu saja ke Ciliwung.
Seperti yang kita tahu Sungai Ciliwung melintasi Jakarta, dengan kehadiran dua proyek ini dengan nilai proyek sekitar 1,6 trilyun rupiah, bisa mengurangi volume air saat musim hujan, sehingga potensi banjir di Jakarta bisa kita kurangi.
“Ini menjadi contoh betapa pemerintah serius dalam mengurangi kebencanaan air. Ini adalah dua dari sembilan bendungan yang dibangun di Jawa Barat dalam kepemimpinan Presiden Jokowi.
Mudah-mudahan, lanjut Kang Emil, yang lainnya bisa segera selesai juga, sehingga manajemen air di Jawa Barat yang merupakan provinsi yang paling banyak sungainya bisa kita kelola dengan baik.
Soal pengelolaan, Kang Emil menjelaskan, karena ini aset pusat akan dikelola oleh Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC). Polanya bisa dikelola sendiri, koperasi, atau dilelang ke pihak ketiga.
Baca Juga: Presiden Jokowi Bahas Akses Pasar CPO Hingga Produk Turunan Porang dengan Pemerintah China
Apapun itu aset ini tetap milik negara hanya operatornya fleksibel sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Jalur Puncak Hari Ini: Pemudik Balik Campur Wisatawan, Macet Tak Terhindarkan?
-
Hari Ini, Contraflow Diberlakukan di Tol Jagorawi Arah Puncak
-
Wajib Coba! Bakso Seuseupan, Ikon Kuliner Lebaran Bogor Sejak 1984
-
Ketua Joman Soal Peluang Jokowi Berlebaran ke Megawati: Ini Momennya Bersilaturahmi
-
Kronologi Kades Klapanunggal Minta Jatah Rp165 juta ke Perusahaan Berkedok THR
Tag
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kecelakaan Maut di Bandung, Suami, Istri dan Keponakan Asal Depok Tewas di Jalur Kamojang
-
Antisipasi Letusan Freatik, Pendakian Gunung Gede Diperpanjang Penutupannya
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB