SuaraBogor.id - Seroang pria yang tinggal di Depok, Jawa Barat membuat geram warga usai menganggap kegiatan pawai keliling Tahun Baru Islam tak berfaedah.
Hal itu viral dan diketahui dari unggahan akun @infodepok di jejaring media sosial TikTok.
Pria itu diketahui mengunggah cerita atau story di Instagram miliknya yang menyebut pawai keliling membuat ribut dan tak berfaedah.
"Orang-orang dzalim. Malam-malam ngeribut nggak ada faedah entah dalil mana yang bilang ini ibadah," tulis si pria dalam unggahan cerita atau story di Instagram miliknya.
Tak hanya itu, dia juga mengatakan bahwa kegiatan pawai keliling Tahun Baru Islam yang dilakukan warga sekitar telah menganggu kenyamanan, terutama hewan peliharaannya.
"Entah berapa anak kecil, orang tua, orang sakit atau hewan yang kenyamanannya terganggu karena keegoisan mereka ini. Dan ini udah rombongan keenam! Jahanam! kucing-kucing kami yang stress mendengar keributann unfaedah ini," sambungnya.
Perkataan dalam unggahan itu dikabarkan sontak membuat warga sekitar yang melakukan pawai keliling marah.
Menurut keterangan, warga pun menggerudug pria tersebut di rumahnya.
"Saat warga geruduk datangi rumah seorang warga Sawangan di Jl. Abdul Wahab Gg. Mardhotilah yang sudah menyinggung terkait ucapannya tentang pawai keliling Tahun Baru Islam," tulis @infodepok.
Rekaman video itu memperlihatkan pria tersebut berdiri di teras rumahnya, sedangkan warga tampak ramai berkerumun datang di luar pagar sambil berteriak riuh.
Akhirnya, pria itu meminta maaf dengan kepada publik melalui unggahan video.
Video selanjutnya, memperlihatkan si pria yang meminta maaf dengan membaca lembaran kertas yang dibuatnya. Berikut video permintaan maaf pria tersebut.
Tak hanya itu, dia juga dikatakan membuat pernyataan di atas materai bertuliskan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya kembali.
Unggahan video itu pun sontak menuai beragam tanggapan dari warganet di kolom komentar.
"Dia minta maaf bukan karena kesadaran tapi karena tekanan," tulis @sales***.
Berita Terkait
-
Kocak! Ortu Pengantin Nyengir usai Jatuh ke Bawah Panggung, Hadirin Akad Nikah Tertawa Ngakak sampai Batuk
-
Momen Wali Kota Bogor Bima Arya Gombalin Cewek di Hadapan Yane, Publik: Siap-siap Diamuk Istri Pas Pulang Dinas
-
Roy Citayam Rela Putus Sekolah Demi Biayai Adik
-
Kubur Bansos Tanpa Izin di Lahan Miliknya, Rudi Samin Sebut JNE Dibekingi Oknum TNI
-
Heboh, Beras Terkubur di Depok, Kuasa Hukum JNE: Kita Sudah Ganti Semua Beras Yang Rusak
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Sihir Messi Sampai ke Bogor: Cerita Warga Ciampea Terharu Emosi di Alun-Alun Tegar Beriman
-
Proyek PSEL Kayumanis Terancam Cacat Hukum, DPRD Kota Bogor Ingatkan Pemkot Jangan Asal Tabrak Perda
-
Jamin Jalur Wisata Bersih Bangunan Liar, Pemkab Cianjur Minta Pedagang Tunggu Kajian Relokasi
-
Mahfud MD Soroti Prosedur Cacat KUHAP Kasus Eks Jampidsus, KPK Pilih Merespons Hati-hati
-
Kali Baru Cibinong Lumpuh Total! 60 Truk Dikerahkan Angkut Ratusan Ton Sampah