SuaraBogor.id - Viral seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Indonesia yang berniat untuk mengakhiri hidupnya dengan melompat dari Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) di Hongkong.
Video itu diunggah salah satu akun Instagram dan viral di sosial media. Dalam video seperti dikutip dari Depoktoday--jaringan Suara.com, TKW asal Indonesia tersebut tampak hanya duduk sambil menangis meratapi nasib.
“Hari ini dibikin getir, aku habis anter anak les tau tau ada mbak Indo mau loncat bunuh diri, bikin jantung copot. Aku lari nolongin, sama orang orang Hongkong aku disuruh nanyain mbak-nya,” tulis keterangan dalam video.
Menurut saksi mata, setelah berhasil diselamatkan, TKW asal Indonesia itu kemudian ditanya mengapa sampai ingin bunuh diri.
“Aku tanya mbak nya lagi vicol sama cowok. Katanya mbak ini mau pulang ke Indonesia tapi nggak punya uang, uangnya dihabisin cowok tadi yag ada di telepon. Dia sudah kangen banget sama anaknya tapi nggak bisa pulang, terus sudah capek banget,”
Menurut si pengunggah, TKW tersebut tidak memiliki masalah dengan majikannya. Ia hanya kebingungan karena uang yang dimilikinya telah habis.
“Saya tanya sama majikan nggak ada masalah, cuma ada banyak banget problem, mungkin terjerat hutang juga jadi nggak bisa pulang. Terus aku tanya knapa bunuh diri, kan masih ada anak di rumah yang nungguin. Dia jawab aku malu sama keluarga mbak nggak punya uang,” jelas keterangan dalam video tersebut.
“Tapi sayang kalau cuma soal nggak punya uang bunuh diri, ada banyak kesempatan memperbaiki walau capek. Berani berbuat berani bertanggung jawab. Bener kan jadi bunuh diri bukan masalah selesai. Dia terus bilang mbak aku boleh pulang? Aku bilang lagi boleh, nanti polisi yang bantuin,”
Catatan Redaksi:
Baca Juga: Minta Dipulangkan Dari Dubai, TKW Asal Cianjur Disiram Bubur Panas Oleh Majikannya
Hidup seringkali sangat sulit dan membuat stres, tetapi kematian tidak pernah menjadi jawabannya. Jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami masa sulit dan berkecederungan bunuh diri, sila hubungi dokter kesehatan jiwa di Puskesmas atau Rumah sakit terdekat.
Bisa juga Anda menghubungi LSM Jangan Bunuh Diri melalui email janganbunuhdiri@yahoo.com dan telepon di 021 9696 9293. Ada pula nomor hotline Halo Kemkes di 1500-567 yang bisa dihubungi untuk mendapatkan informasi di bidang kesehatan 24 jam.
Berita Terkait
-
Viral Video Wanita Hampir Terbakar Akibat Tabung Gas Bocor, Aksi Tanggapnya Bikin Kagum
-
Perempuan Bersuami Ini Syok saat Ditanya Kapan Nikah Oleh Orang Tua Brondong Selingkuhannya
-
Dukun Bersertifikat Minta Bantuan Kekuatan Gaib Buat Lawan Pesulap Merah, Warganet: Terakreditasi BAN-PT
-
Video Viral Kebersamaan Riesca Rose dengan Keluarga Sule Beredar, Netizen: Masa Dia Mau Sama Sule
-
Detik-detik Jan Ethes Lantang Akui Bercita-cita Jadi Presiden, Reaksi Kaget Jokowi Disorot Publik
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
Terkini
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun