- Bupati Bogor Rudy Susmanto berkomitmen memprioritaskan aspirasi rakyat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.
- Pemerintah Kabupaten Bogor berupaya meningkatkan pembangunan infrastruktur dan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
- Pembangunan daerah di Bogor pada Jumat (14/8/2026) memerlukan sinergi bersama TNI, Polri, dan masyarakat.
SuaraBogor.id - Menanggapi arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan komitmennya untuk selalu menempatkan aspirasi masyarakat sebagai prioritas utama dalam roda pemerintahan.
Menurutnya, pesan Presiden sangat jelas yakni seorang pemimpin harus mendengar dan hadir langsung untuk rakyatnya.
"Beliau memberikan arahan yang sangat jelas. Yang utama adalah dengarlah aspirasi masyarakat dari daerah kalian masing-masing baik di tingkat kabupaten maupun provinsi dalam membangun suatu wilayah," ujar Rudy, di Pakansari Bogor, Jumat (14/8/2026).
Sebagai pemegang amanah warga Kabupaten Bogor, Rudy menyadari bahwa setiap kebijakan dan langkah yang diambil mungkin belum bisa memuaskan semua pihak.
Namun, hal tersebut tidak surut memicu semangat Pemkab Bogor untuk terus berbenah secara berkelanjutan.
"Segala langkah yang kami ambil tentu belum bisa membahagiakan semua pihak. Tapi kami terus berupaya membangun Bogor, baik dari sisi infrastruktur maupun kualitas sumber daya manusianya," tegasnya.
Rudy menambahkan, pembangunan yang sukses tidak bisa berjalan sendiri. Sinergi kuat terus dibangun bersama jajaran TNI, Polri, Kejaksaan, hingga berbagai organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Bogor.
"Kekuatan terbesar untuk membangun bangsa dan daerah adalah masyarakat itu sendiri. Saat kita semua memiliki cita-cita yang sama ingin Bogor berubah menjadi lebih baik mari kita bersatu padu dan melangkah bersama. Masyarakat Bogor berhak mendapatkan fasilitas dan infrastruktur yang jauh lebih baik ke depannya," pungkasnya.
Baca Juga: Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
Berita Terkait
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot