- Pemkab dan DPRD Kabupaten Bogor resmi menyepakati KUA-PPAS 2027 serta Perubahan KUA-PPAS 2026 pada Jumat, 14 Agustus 2026.
- Rancangan KUA-PPAS 2027 mencatat proyeksi pendapatan Rp10,651 triliun dan belanja Rp14,533 triliun yang menghasilkan defisit Rp3,882 triliun.
- Perubahan KUA-PPAS 2026 mencatat proyeksi pendapatan Rp11,136 triliun dan belanja Rp12,158 triliun dengan defisit sebesar Rp1,022 triliun.
SuaraBogor.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor telah resmi menyepakati Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun Anggaran 2027 serta Perubahan KUA-PPAS 2026, Jumat (14/8/2026).
Perlu diketahui, pada rancangan KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah Kabupaten Bogor diproyeksikan mencapai Rp10,651 triliun, sementara belanja daerah dipatok hingga Rp14,533 triliun.
Ketimpangan ini memicu selisih defisit sebesar Rp3,882 triliun.
Bupati Bogor, Rudy Susmanto mengatakan, bahwa besaran angka tersebut masih sebatas gambaran awal kebutuhan prioritas dan belum bersifat final.
"Hal ini baru merupakan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara. Nanti menjadi acuan pada saat menyusun Rancangan APBD Tahun Anggaran 2027 dan dibahas bersama-sama kembali,” kata Rudy Susmanto di hadapan anggota DPRD Kabupaten Bogor.
Menurut Rudy, tingginya alokasi belanja sangat berbanding lurus dengan besarnya kebutuhan pembangunan di Kabupaten Bogor.
Sebagai daerah dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang membawahi 40 kecamatan, 416 desa, dan 19 kelurahan, akselerasi infrastruktur menjadi prioritas mutlak.
Anggaran jumbo tersebut rencananya difokuskan untuk menyelesaikan perbaikan jalan, sarana pendidikan, hingga fasilitas kesehatan secara merata.
“Kalau ingin jalan, fasilitas pendidikan, dan fasilitas kesehatan di seluruh kecamatan dan desa selesai dibangun dalam waktu satu tahun,” jelasnya.
Rudy sapaan akrabnya menambahkan, defisit angka dalam KUA-PPAS 2027 bukan berarti kondisi keuangan daerah terancam.
Baca Juga: Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
Penyesuaian kemampuan fiskal dan penetapan skala prioritas akan kembali dimatangkan dalam pembahasan Rancangan APBD 2027.
Guna menutup celah anggaran tersebut, Pemkab Bogor berharap adanya suntikan dana dari pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
“Kita berharap besar adanya bantuan dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi, sehingga beberapa program prioritas dapat direalisasikan, khususnya di Tahun 2027,” tukasnya.
Sementara itu, untuk Perubahan KUA-PPAS 2026, pendapatan daerah diproyeksikan berada di angka Rp11,136 triliun dengan belanja sebesar Rp12,158 triliun, sehingga menghasilkan defisit anggaran sebesar Rp1,022 triliun.
Berita Terkait
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Menjelang HUT ke-81 RI, Pemkab Bogor Bagikan Bendera Merah Putih ke 40 Kecamatan
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Pemkab Bogor Bebaskan Denda PBB-P2 Selama 8 Hari, Cukup Bayar Pokoknya Saja
-
Dari Nasi Goreng Kecombrang Hingga Americano Peach, Kuliner Berkelas Hadir di Beanfinity
-
Pemkab dan DPRD Bogor Sepakati KUA-PPAS 2027, Proyeksi Belanja Capai Rp14,5 Triliun
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot