SuaraBogor.id - Konflik antara Pesulap Merah dan Gus Samsudin masih panas bergulir. Bahkan kekinian sosok bernama Marcel Radhival itu dilaporkan ke polisi oleh persatuan profesi dukun.
Di tengah pusaran perkara tersebut, ceramah dari Ustaz Adi Hidayat menjadi viral lantaran menyinggung perihal karomah, mukjizat, dan praktik perdukunan.
"Anda harus bedakan antara karomah dengan praktik perdukunan," tegas UAH, seperti dikutip Suarabogor.id dari akun TikTok @Hastahasta08 pada Kamis (18/8/2022).
Pernyataan UAH ini seolah menyindir dukun-dukun yang kerap mengaku mendapatkan karomah dari Allah SWT untuk membuka praktik, tak terkecuali Gus Samsudin. Hal yang sama pun pernah disinggung oleh Ustaz Derry Sulaiman sebelumnya.
"Seakan-akan dia betul-betul melakukan sebuah kesaktian, mukjizat, karomah, seperti yang diberikan Allah oleh para wali-wali," tutur Derry Sulaiman lewat TikTok-nya, Senin (1/8/2022).
Kembali kepada ceramah UAH, sang pendakwah lantas menerangkan perbedaan antara karomah dan mukjizat. Secara umum, yang membedakan keduanya adalah soal sosok yang menerimanya.
"Mukjizat itu karunia yang Allah anugerahkan pada para nabi dan rasul dan sifatnya harus ditampakkan," tuturnya. Mukjizat ini pula yang akan menjadi jawaban untuk menepis keraguan para umat akan kerasulan seorang rasul atau kenabian seorang nabi yang diutus Allah SWT.
"Nabi Muhammad punya mukjizat Shallallahu Alaihi Wassalam. Nabi Isa disebutkan mukjizatnya," terangnya. "Jadi mukjizat mesti ditampakkan, untuk memberikan maslahat, melemahkan orang yang akan menolak misi kerasulannya."
Hal inilah yang membedakan mukjizat dengan karomah. Sebab karomah diberikan Allah SWT kepada hamba-Nya yang salih tetapi tidak masuk kategori nabi dan rasul.
Baca Juga: Marcel Radhival Diklaim Sebagai Dukun, Satu Perguruan Dengan Pria Ini
Poin pentingnya lagi, karomah biasanya tidak ditampakkan oleh pemiliknya. "Dan tidak ditampakkan oleh yang bersangkutan, uniknya diketahui kadang-kadang setelah yang bersangkutan wafat baru ketahuan karomahnya," jelas UAH.
Hal ini pula yang kemudian membedakan dengan dukun. Pasalnya orang-orang dengan karomah biasanya justru menutupi karunia yang dimilikinya, sehingga nyaris tidak ada yang sengaja memamerkan apalagi membuka praktik.
"Jadi dia tidak pasang iklan, hati-hati. Misal dia pasang iklan dari Sabang sampai Merauke, buka praktik dalam 24 jam," ungkap UAH.
"Atau dia tidak buka praktik, tapi aksinya direkam (lalu) pasang di YouTube, ya kan?" lanjutnya. "Karomah tidak demikian."
Dakwah ini seakan sebagai bentuk sindiran Ustaz Adi Hidayat terhadap dukun-dukun yang mengaku mendapatkan kelebihannya dari Tuhan. Kelebihan itu lantas mereka manfaatkan, mulai dari dipamerkan hingga membuka praktik demi mendapat keuntungan pribadi.
Isi ceramah Ustaz Adi Hidayat ini jelas mendapat banyak dukungan warganet. Beberapa warganet juga kompak menyindir Gus Samsudin di kolom komentar.
Tag
Berita Terkait
-
Marcel Radhival Diklaim Sebagai Dukun, Satu Perguruan Dengan Pria Ini
-
Komentari Penampilan Farel Prayoga di Istana, Gubernur Khofifah: Semua Bisa Ambyar Pada Waktunya...
-
Viral Terekam CCTV, Duo Bandit Gasak 2 HP di Kalideres Jakarta Barat
-
Gagal Mengibarkan Bendera di Stadion Solo, Paskibraka Nangis Histeris
-
Satu Perguruan, Firdaus Oiwobo Sebut Pesulap Merah Dukun Cabul dan Penipu
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi
Pilihan
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
-
Rambah Cempaka: Perempuan yang Bersemayam di Batu Lumpang
Terkini
-
Buntut Pelayanan Buruk, DPRD Kabupaten Bogor Desak Dinkes Evaluasi Puskesmas Cisarua
-
ART di Kota Wisata Bogor Tewas Disiksa Rekan Kerja, Disiram Air Panas Gara-Gara Charger Jam Tangan
-
Libur Panjang Akhir Mei, Okupansi Hotel di Puncak - Cipanas Tembus 70 Persen
-
Melayat ke Cikeas, Jenderal Maruli Kenang Ryamizard Ryacudu Sebagai Guru Terbaik
-
ASN Depok Dilarang Live Medsos Selama Jam Kerja, Melanggar Bisa Kena Sanksi Disiplin