SuaraBogor.id - Anggota DPRD Palembang yang berasal dari Partai Gerindra, Syukri Zen melakukan tindakan penganiayaan kepada seorang wanita di SPBU.
Video saat Syukri menghantam korban berkali-kali menjadi viral dan jadi sorotan semua pihak. Terbaru, Syukri Zen akhirnya muncul ke publik dan meminta maaf.
Permohonan maaf itu disampaikan oleh Syukri Zen didampingi oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kota Palembang, Akbar Alvaro. Akbar meminta agar pemberitaan terkait kasus ini tidak memojokkan partai Gerindra.
Ditegaskan oleh Akbar bahwa peristiwa yang terjadi ialah tindakan yang dilakukan oleh oknum partai.
"Tolong digarisbawahi, jangan ada lagi pemberitaan-pemberitaan ada kader Partai Gerindra yang mencoreng nama baiknya, jangan lagi. Itu kami harapkan pemberitaan lebih berimbang," ucap Akbar dikutip dari Suara Bekaci.
"Sekali lagi, yang terjadi adalah oknum partai Gerindra," tambahnya.
Pernyataan minta maaf Syukri Zen itu diunggah oleh akun Instagram @ndorobei.official. Saat meminta maaf itu, Syukri tampak mengenakan pakaian batik.
Dalam video yang diunggah tersebut, tampak sejumlah awak media menyoraki Syukri Zen saat mengutarakan permintaan maafnya.
"Aku terlebih dahulu kepada masyarakat ramai, secara pribadi, minta maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat ramai. Kepada yang bersangkutan, aku juga minta maaf yang sebesar-besarnya," ujar Syukri.
Baca Juga: Diwarnai Sorakan, Oknum Anggota DPRD Palembang Penganiaya Wanita di SPBU Akhirnya Minta Maaf
Sebelumnya, viral video yang menunjukkan seorang anggota DPRD Palembang dituding melakukan pemukukan terhadap seorang wanita di SPBU saat mengantre untuk mengisi bahan bakar.
Video CCTV yang merekam aksi pemukulan itu bahkan viral di media sosial. Kejadian itu sendiri berlangsung di SPBU Jalan Demang Lebar Daun, Ilir Barat I, Palembang pada 5 Agustus lalu.
Tag
Berita Terkait
-
Ini Tampang Anggota DPRD dari Partai Gerindra yang Aniaya Wanita di SPBU Saat Minta Maaf, Netizen: Lagu Lama, Lirik Baru
-
Viral, Penonton Bioskop Pamer Bawa Bekal Makan Nasi Petai ke Studio, Netizen: Minimal Punya Etika Lah!
-
Ustaz Faizar Bongkar Kitab Sesat yang Dipelajari Gus Samsudin, Salah Satunya Kitab Syamsul Maarif
-
Diwarnai Sorakan, Oknum Anggota DPRD Palembang Penganiaya Wanita di SPBU Akhirnya Minta Maaf
-
Video Penumpang Ojol Diduga Dipalak Oknum Opang dengan Dalih Uang Kas
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Promo 11.11 Gadget Day Blibli Histeria, Intip Kelebihan iPhone 18 Pro Max yang Semakin Canggih!
-
Angkot Sepi Penumpang, Dua Pria di Bogor Sulap Kendaraan Tua Jadi Lapak Kelapa Muda
-
Niat Cek Gratis Malah Tekor, Emas 24 Karat Konsumen Ini Mendadak Dinilai 20 Karat dan Viral
-
KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara
-
Polisi Kedapatan Pakai Vape di Bogor Bisa Dilaporkan, Ini Cara Aduannya