SuaraBogor.id - Sebanyak Rp985.485.200 juta uang hasi korupsi dana Bos (Bantuan Operasional Sekolah) dipamerkan Kejari Kota Bogor.
Uang tersebut diserahkan secara langsung kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Dalam penyerahannya tersebut, uang gepokan pecahan Rp50.000 yang sudah terikat akan dimasukan ke kas daerah Jawa Barat.
Hadir pula perwakilan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Barat, Dewi Sartika.
Kepala Kejari Kota Bogor Sekti Anggraeni menjelaskan pengembalian barang bukti ini memang baru pertama kali dikembalikan ke kas keuangan Pemprov Jabar.
“Barang bukti dituntut dikembalikan kepada Pemprov Jabar dan akhirnya dikabulkan oleh Mahkamah Agung. Ini adalah dari kasus penyalahgunaan dana Bos tahun 2017-2019,” kata Kepala Kejari Kota Bogor Sekti Anggraeni kepada wartawan, Kamis 1 September 2022.
Berdasarkan pertimbangan dan kajian, kata, Sekti, Kejari Kota Bogor mengusulkan barang bukti perkara korupsi tersebut untuk dikembalikan kepada kas keuangan negara.
Kemudian barang bukti tersebut sudah digunakan pada persidangan dan Mahkamah Agung telah mengeluarkan keputusan yang salah satunya adalah memerintahkan kepada penuntut umum untuk memasukan uang barang bukti kepada kas negara.
“Dana ini harus dimanfaatkan secara optimal dan ini hasil kejelian dan kecermatan tim JPU yang mempelajari dan mengkaji pada saat proses di persidangan,” jelasnya.
Baca Juga: Terjerat Kasus Korupsi, Rosmah Mansor Istri Eks PM Malaysia Najib Razak Dihukum 30 Tahun Penjara
Berita Terkait
-
Terjerat Kasus Korupsi, Rosmah Mansor Istri Eks PM Malaysia Najib Razak Dihukum 30 Tahun Penjara
-
Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak Divonis 30 Tahun Penjara
-
Buron Kasus Korupsi Gedung DPRD di Madiun Tertangkap di Mataram
-
Istri Najib Razak Divonis Penjara dalam Kasus Korupsi
-
Terbukti Korupsi, Istri Mantan PM Malaysia Najib Razak Dihukum 30 Tahun Penjara
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah
-
Mohon Doa Restu, Bupati Bogor Rudy Susmanto Jalani Operasi Jantung di RSUD Ciawi Hari Ini
-
Tolak Aturan 20 Tahun! 6 Fakta Demo Ratusan Sopir Angkot Bogor di Balai Kota
-
Bahas 'Kesempatan Kedua', Habib Ja'far Ajak Nasabah CIMB Niaga Syariah Refleksi Diri di Layar Lebar
-
Angkot Tua Terancam Mati, Sopir Geruduk Balai Kota Bogor: Kalau Dimatikan, Anak Istri Mau Makan Apa