SuaraBogor.id - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kembali mencuri perhatian karena marah ketika mendapati sebuah Sekolah Dasar (SD) melakukan pungutan biaya infaq kepada para muridnya.
Dikutip dari akun TikTok pribadinya @ganjarpranowofc, memperlihatkan saat dirinya dikerubungi anak-anak SD dan bertanya tentang sekolahnya.
"Sekolahnya dimana?," tanya Ganjar.
"Itu disana," jawab beberapa anak.
"Sekolahnya bayar tidak disitu?," kata Gubernur Jawa Tengah tersebut.
"Bayar," sahut semua anak yang ada disitu
Sontak saat mendengar jawaban para anak tersebut, ia kaget dan langsung terlihat marah dengan nada tingginya.
"SD kok bayar ki loh," ungkap Ganjar.
"Tidak bayar tapi infaq," timpal seorang pria.
Baca Juga: Ustaz Abdul Somad: Jangan Jenguk Anak di Pesantren dengan Uraian Air Mata, Ini Alasannya!
"Yo ra infaq yo ra bayar kok," ucap Ganjar kembali.
"Dicek pak sekolahnya pak," ucap Ganjar kepada stafnya.
"Memang tidak bayar," ucap seorang pria.
Pembelaan dari seorang pria yang terlihat memakai seragam guru tersebut langsung ditepis Ganjar dan mengatakan bisa sekolah itu gratis tanpa ada pungutan apapun.
"Infaq opo, gak bayar itu titik jangan dikasih nama yang lain. Gak bayar SPP tapi bayar infaq, ya ora. Gratis itu harus tis, itu kalau tidak jadi pungli. Gak bayar tapi infaq, infaq e luweh (lebih) gede timbang (dari) SPP, yo ora entok (gak boleh)," ucap Ganjar dengan nada meninggi
"SD gratis, SMP gratis, SMA tak gratis ke kok pie (Saya gratiskan)," imbuhnya
Berita Terkait
-
Viral Isu Kantor RW di Cikini Digusur Demi SPPG, Ini Fakta Sebenarnya
-
Viral Ketua PBNU Singgung Muhammadiyah dan Marwah Kiai NU, Ini Faktanya
-
Bukan Copet, Transjakarta Ungkap Fakta Penumpang Ngamuk di Koridor 5 yang Viral
-
Siswa SD-SMP Batam Aksi Dukung MBG, DPR: Kemendikdasmen Selidiki Dugaan Mobilisasi Massa
-
Kritik Pedas Mobilisasi Siswa Batam Demi Program MBG: Menyesatkan dan Tak Mendidik
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Kabar Baik Bagi Warga Bogor! Lebih dari 1.000 Rumah Layak Bakal Dibangun Lewat Aspirasi Gerindra
-
Diresmikan Presiden Prabowo, Tiga Ruas Jalan Inpres di Kabupaten Bogor Rampung Diperbaiki
-
Tembus Rest Area Puncak, Ini Rute Kereta Api yang Sedang Dikaji Pemkab Bogor
-
Guna Hemat Anggaran, Pemkab Bogor Resmi Setop Kebijakan Sewa Kendaraan Dinas
-
Warga Parung dan Kemang Bersiap, Pemkab Bogor Mulai Bersihkan Saluran Air untuk Atasi Banjir