SuaraBogor.id - Kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo dan anak buahnya hingga kini masih terus menjadi perbincangan. Bahkan, ada fakta mengejutkan datang dari pengacara kondang Hotman Paris.
Dia mengaku bahwa pernah ditawari menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, untuk menangani kasus pembunuhan Brigadir J.
Hal itu diungkapkan Hotman Paris Hutapea saat melakukan konferensi pers di salah satu lokasi di Kota Palembang, Sumatera Selatan.
Video pernyataan itu diunggah di laman Instagram pribadinya. Hotman Paris menyatakan bahwa dirinya pernah dihubungi oleh tim dari Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
"Salam dari palembang," tulis Hotman Paris, dikutip Senin (5/9).
Hotman memaparkan bahwa, tim kedua tersangka kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J itu menghubunginya memintanya untuk jadi kuasa hukum Sambo.
"Mereka kan punya salinan BAP (Berita Acara Pemeriksaan) dan fakta-fakta kejadian," sambungnya.
Kemudian, permintaan itu akhirnya ditolak oleh Hotman Paris dengan alasan ia tak ingin masuk dalam pro kontra kasus tersebut. Ditambah lagi saat ini Hotman Paris menjadi host di salah satu acara televisi swasta, dimana acara tersebut seringkali membahas mengenai kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.
"Akan terjadi konflik kepentingan kalau saya membahas kasus antara dua pihak yang berlawanan, sementara saya kuasa dari salah satu pihak, itu motivasi saya menolak (jadi pengacara dalam) kasus itu," jelasnya.
Baca Juga: Dugaan Penembakan Brigadir J Ada Tiga Orang, Begini Tanggapan Polri
Meski akhirnya menolak menjadi kuasa hukum Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Hotman Paris mengaku sebelumnya sempat memikirkan tawaran tersebut.
Tak hanya, menjadi pengacara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Hotman juga mengaku mendapatkan banyak yang meminta dirinya untuk turut mendampingi keluarga Brigadir J atau Bharada E. Tetapi semua itu dia tolak walaupun Hotman menyadari, kasus ini masih akan bergulir panjang hingga tahap masuk ke pengadilan nanti.
Berita Terkait
-
Dugaan Penembakan Brigadir J Ada Tiga Orang, Begini Tanggapan Polri
-
Kejagung Tolak Berkas 5 Tersangka Pembunuh Brigadir J, Ternyata Ini Masalahnya
-
Hotman Paris Sentil Uang Pensiun Seumur Hidup Anggota DPR dan DPRD: Apa Pembenarannya?
-
Lirik Lagu 'Kamu Bohong' Wali Band yang Disebut Mirip dengan Kasus Ferdy Sambo
-
Polri Usut Temuan Komnas HAM di Magelang Tapi Tak Ada CCTV di Rumah Ferdy Sambo
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Dari Cisarua ke Dramaga, Dugaan Keracunan MBG di Bogor Belum Temukan Titik Terang
-
20 Tahun Mengabdi, Irsan Jadi Calon Tunggal Ketua BPC Gapensi Kabupaten Bogor
-
Dini Hari Kelam di Cigudeg, Motor Trail Honda CRF Milik Warga Wargajaya Raib
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari