SuaraBogor.id - Polresta Bogor Kota akhirnya meringkus pelaku pencabulan terhadap remaja perempuan penyandang disabilitas di Bogor, Jawa Barat.
Wakapolresta Bogor Kota AKBP Ferdy Irawan mengatakan, peristiwa pencabulan tersebut terjadi pada Jumat 26 Agustus 2022.
Pihaknya mengaku sempat kesulitan mengungkap pelaku pencabulan karena korban merupakan penyandang disabilitas.
"Jadi kenapa baru ungkap kasus hari ini, karena korban butuh waktu untuk menjelaskan kejadian kepada petugas katanya, dikutip Suarabogor.id, Selasa (6/9/2022).
Aparat Polresta Bogor Kota menangkap pelaku pemerkosaan remaja wanita, penyandang Disabilitas yang dilakukan di Danau Perumagan Villa Bogor Indah.
Pelaku berinisial AJ usia 23 tahun, yang memperkosa remaja wanita penyandang disabilitas berinisial G alias A usia 13 tahun.
Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pencabulan terhadap anak berkebutuhan khusus berinisial GSN (13) hingga saat ini masih ditangani oleh pihak kepolisian dari Polresta Bogor Kota.
Kasatreskrim Polresta Bogor Kota, Kompol Dhoni Erwanto mengatakan, pihaknya saat ini terkendala untuk mengusut dugaan pencabulan tersebut.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan, hingga saat ini masih digali soal kasus dugaan pencabulan tersebut," katanya kepada wartawan, Selasa (6/9/2022).
Baca Juga: Kesepian Usai Ceraikan Istri, Bapak Setubuhi Anak Selama 4 Tahun di Jombang
Dia menjelaskan, alasan dirinya kesulitan untuk mengungkap kasus pencabulan karena, korban sulit untuk dimintai keterangan.
"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pihak keluarga, terutama orang tuanya," ucapnya.
Soal hasil visum, pihaknya sudah mengantonginya. Meski begitu, pihaknya harus mendalami lebih lanjut keterangan saksi-saksi lainnya.
“Sudah keluar, tapi kita harus mendalami dulu saksi-saksinya. Nanti kita informasikan lebih lanjut,” tukasnya.
Berita Terkait
-
Kesepian Usai Ceraikan Istri, Bapak Setubuhi Anak Selama 4 Tahun di Jombang
-
5 Karakter Unik Vino G. Bastian di Film, Jadi Anak Punk dan Penderita Disabilitas Intelektual
-
Polisi Terkendala Komunikasi Soal Kasus Pencabulan Remaja Disabilitas di Bogor
-
Angkot Bogor Naikan Tarif 42 Persen, Netizen: BBM Naik, Semua Naik, yang Turun Nabi Isa
-
Isu Demo, Presiden Jokowi bekerja dari Istana Kepresidenan Bogor
Terpopuler
- Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
- Deretan Mobil Bekas 80 Jutaan Punya Mesin Awet dan Bandel untuk Pemakaian Lama
- Jadwal M7 Mobile Legends Knockout Terbaru: AE di Upper, ONIC Cuma Punya 1 Nyawa
Pilihan
-
Rumor Panas Eks AC Milan ke Persib, Bobotoh Bersuara: Bojan Lebih Tahu Kebutuhan Tim
-
Ekonomi Tak Jelas, Gaji Rendah, Warga Jogja Berjuang untuk Hidup
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
Terkini
-
Komitmen Berdayakan Masyarakat, BRI Raih Penghargaan di Hari Desa Nasional 2026
-
Secercah Cahaya di Lubang Tikus Pongkor, Janji Kapolda Jabar Bawa Pulang Gurandil yang Terjebak
-
3 Spot Wisata Alam Aesthetic di Bogor Selatan, Vibesnya Kayak di Ubud!
-
11 Nyawa Melayang di Lorong 'Tikus' Pongkor Bogor, Kapolda Jabar Duga Masih Banyak Korban Terjebak
-
11 Gurandil Tewas di Lubang Maut Pongkor: Berasal dari Sukajaya, Cigudeg dan Nanggung