SuaraBogor.id - Kasus pembunuhan Brigadir J yang dilakukan Ferdy Sambo dan anak buahnya terus menjadi perbincangan publik.
Bahkan, hingga saat ini belum ada kejelasan soal motif pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo.
Belakangan, muncul dugaan pelecehan seksual yang diklaim oleh Putri Candrawathi dilakukan oleh Brigadir J.
Namun hingga kini, tak ditemukan bukti-bukti terkait adanya pelecehan terhadap istri Ferdy Sambo.
Kasus ini pun menyeret sejumlah nama, salah satunya ajudan Ferdy Sambo, Bripka RR yang merupakan salah satu tersangka.
Ia mengungkapkan kejadian yang terjadi di Magelang, Jawa Tengah, rumah yang diduga menjadi tempat Brigadir J melecehkan istri atasannya.
Mengutip dari Herstory -jaringan Suara.com, diakui Bripka RR, bahwa Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat sempat terlibat cekcok dengan Kuat Ma'ruf yang tak lain adalah sopir keluarga Sambo.
Hal tersebut diungkap kuasa hukum Bripka RR, Erman Umar.
Kala itu, Brigadir J tak terima lantaran dituduh berbuat tak senonoh terhadap Putri Candrawathi.
"Jadi waktu itu Bripka RR dan Bharada E mengantar makanan ke anak Ferdy Sambo yang sekolah di Taruna Nusantara. Saat mengantarkan, PC menelpon Bharada E dan meminta Bripka RE segera kembali ke rumah di Magelang," ujar Erman Usman.
Sesampainya di rumah, Bripka RR justru tak melihat siapapun dan lekas mencari Putri Candrawathi. Akan tetapi, wanita yang berprofesi sebagai dokter gigi itu justru mencari keberadaan Brigadir J.
"Bripka RR kemudian tanya kepada Ibu PC, 'Ada apa bu?' tapi ibu tidak langsung menjawab, namun malahan bertanya, 'Yosua di mana?' begitu," jelasnya.
"Karena Bripka RR hanya melongok lewat pintu dan tidak melihat jelas PC menangis atau tidak. Yang jelas, seperti sakit. Tapi terbawalah oleh omongan Susi dan Kuat bahwa PC menangis," sambung Erman.
Akan tetapi, Bripka RR tak mengetahui secara pasti apa yang menyebabkan Kuat Ma'ruf melarang Brigadir J menemui Putri Candrawathi.
"RR kemudian melihat Yosua mau masuk lagi ke kamar ibu, tapi dihalangi oleh Kuat, itu dilihat oleh RR. Jadi Kuat menghalangi itu, enggak tahu penafsiran dari Kuat kenapa, Yosua sudah bertengkar sehingga RR menjaga," ungkap Erman Usman menjelaskan kembali apa yang disampaikan kliennya.
Tag
Berita Terkait
-
Lolos Lie Detector, Bripka RR Beberkan Kronologis yang Ada di Rumah Magelang: Brigadir J Dihalangi Kuat Bertemu PC
-
10 Kesaksian Bripka RR: Tidak Liat Pelecehan Seksual, Kuat dan Brigadir J Bersitegang
-
Ngotot Alami Pelecehan, Bripka RR Ungkap Peristiwa Magelang saat Putri Candrawathi Terbaring di Kamar
-
4 Wanita di Pusaran Kasus Pembunuhan Brigadir J: 2 Tersakiti, 2 Jadi Pesakitan
-
Putri Candrawathi Tak Ditahan, Hasil Lie Detector Tak Diungkap ke Publik, Begini Alasannya
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Aliran Minyak di Selat Hormuz Sudah Normal, Mengapa Harga BBM Masih Mahal?
- Selamat Tinggal Kevin Diks, Cabut Lebih Cepat dari Skuad Timnas Indonesia Usai Juara
Pilihan
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
Terkini
-
Cekcok Iuran Sampah Berujung Penganiayaan, Polisi Ringkus Pelaku Pemukulan Pedagang Sayur
-
Anggaran Bencana Bogor Besar, Tapi Mitigasi Dipertanyakan
-
Gandeng Pakar hingga Akademisi, WALHI Jabar Harap EIGER Nature Jadi Pilot Project
-
Dedie Rachim: Leuweung Batutulis Tak Bisa Sepenuhnya Jadi Hutan Kota
-
Hadiri Hari Kesaktian Pancasila, Adityawarman Tegaskan Pentingnya Persatuan