SuaraBogor.id - Pemerintah akan menghilangkan siaran TV analog di wilayah Jakarta, Bogor, Bekasi, dan Depok (Jabodetabek) pada Rabu (5/10/2022) besok jam 24:00 WIB.
Warga Desa Pamijahan, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Badru Tamam merespons rencana pemutusan TV Analog tersebut.
Menurutnya, peralihan Peralihan TV analog ke TV digital atau Analog Switch Off (ASO) itu tidak terlalu dihiraukan olehnya.
Bahkan, dirinya mengaku tidak akan membeli Set Top Box (STP) untuk bisa melihat tayangan di TV digital.
"Engga, saya engga bakalan beli, biarin aja ga nonton TV. Kembali ke zaman batu," cetus Badru kepada Suarabogor.id, Selasa (4/10/2022).
Sementara, pemerintah pusat melalui Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor telah membagikan 144.232 STP secara gratis kepada masyarakat jelang pemutusan TV Analog serentak di Jabodetabek.
"Ada sebanyak 144.232 buah Set Top Box yang kita bagikan , untuk mengganti saluran TV analog ke digital," kata Kepala Dinas Komunikasi dan informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor, Bayu Rahmawanto.
Menurutnya, bantuan STB itu diprioritaskan bagi masyarakat kabupaten Bogor yang tidak mampu berdasarkan data yang diterima dari dirgen Dukcapil, Kementerian dalam negeri.
"Ini untuk masyarakat yang tidak mampu dari Dirgen Dukcapil, tapi kita sedang verifikasi ulang," ujarnya.
Baca Juga: Besok TV Analog Lenyap dari Jabodetabek, Kominfo: TV Digital Gratis, Tak Perlu Perlu Kuota Internet
Sebelumnya, Staf khusus Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Rosarita Niken Widiastuti, memastikan Analog Switch Off (ASO) di Jabodetabek berlaku mulai 5 Oktober 2022 pukul 24.00 WIB.
"Kementerian Kominfo mengumumkan bahwa wilayah Jabodetabek dan sekitarnya telah memenuhi kriteria ASO," kata Niken, dikutip dari Suara.com.
Maka penghentian siaran televisi analog untuk seluruh lembaga penyiaran di Jabodetabek akan dilakukan secara serempak pada tanggal 5 Oktober 2022 pukul 24.00 WIB," tambahnya.
Kontributor: Egi Abdul Mugni.
Berita Terkait
-
Seorang Pria Tewas Tersambar KRL di Bojonggede
-
Mulai Dibangun Desember 2022, Tol Ini Diharapkan Kurangi Potensi Truk Tambang Masuk Jalan Umum di Bogor
-
Baru 7,2 Persen Desa di Bogor yang Penuhi Syarat Pencairan Dana Samisade, Anggaran Ratusan Miliar Tak Bisa Cair
-
TV Analog Mati Besok, Distribusi STB Gratis di Jabodetabek Sudah 100 Persen
-
Kualifikasi Piala AFCU-17 Digelar Penuh Empati, Tanpa Penonton dan Tanpa Selebrasi di Pakansari
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
BRI Jalankan Buyback Saham, CAR Tetap Kuat di Level 22,86%
-
Listrik Jabodetabek Padam Bergilir
-
Wajib Tahu! Ini Tarif Resmi Tiket Masuk Kebun Raya Cibodas Sesuai PP Terbaru
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul