SuaraBogor.id - Seorang mahasiswa IPB yang terperosok ke gorong-gorong pinggir Jalan Dadali RT04/RW05 Kelurahan Tanahsareal, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor akibat banjir belum juga ditemukan hingga saat ini.
Bahkan, saat ini petugas gabungan dari TNI Polri dan BPBD Kota Bogor tengah melakukan pencarian mahasiswi IPB yang terperosok saat banjir di Bogor, Selasa (12/10/2022).
Mahasiswi IPB yang terperosok ke gorong-gorong itu bernama Adzra Nabila.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Jabar Theofilo Patrocinio Freitas saat dikonfirmasi di Kota Bogor, Rabu mengatakan pencarian ini merupakan lanjutan setelah pencarian pada hari kejadian Selasa (11/10) sore pengendara dan kendaraannya belum ditemukan.
"Saat ini kembali dilakukan operasi pencarian oleh tim SAR gabungan dari mulai titik lokasi kejadian sampai Sungai Ciliwung," ujar Theofilo.
Theofilo menyampaikan pencarian akan berlangsung mulai dari selokan pinggir Jalan Dadali kemudian ke drainase di bawah jalan tersebut ke arah Teplan hingga ke area Sungai Ciliwung yang dalam dan titik-titik lekukan.
Pengendara motor yang diduga mahasiswa IPB Adzra Nabila dikabarkan terseret deras air akibat hujan yang membanjiri belokan Jalan Dadali. Kondisi pengendara dan motornya saat itu tidak kuat menahan arus hingga masuk ke drainase secara sepintas terekam kamera pengendara mobil yang juga melintas di jalan tersebut saat itu.
Theofilo menerangkan berkat video pengendara mobil tersebut, diketahui ada pengendara motor yang terseret arus air hujan dan terperosok ke selokan di Jalan Dadali dan diduga masuk ke dalam drainase sehingga petugas BPBD pada Selasa (11/10) sore melakukan pencarian di lokasi hingga pukul 19.00 WIB. Namun demikian, pengendara dan motornya belum ditemukan.
Petugas hanya menemukan potongan dop belakang motor beserta plat motor yang menempel dengan nomor polisi F 5137 FHM di sekitar lokasi.
Dari plat nomor tersebut, petugas melakukan pencarian identitas pengendara melalui keluarganya. Dia diduga pengendara adalah mahasiswi IPB semester 5 bernama Adzra Nabila beralamat di Cilebut Timur, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor.
Motor dengan nomor polisi F 5137 FHM merupakan jenis skutik yang dikendarai Adzra untuk pergi kuliah di IPB sejak pukul 10.00 WIB. Namun, hingga pukul 18.00 WIB keluarga sudah tidak bisa menghubungi telepon genggam milik Adzra.
Pantauan di lokasi kejadian pada Rabu (12/10) pagi hingga menjelang siang ini, petugas gabungan bersiaga di pinggir jalan hingga ke pinggir Sungai Ciliwung dari jalur drainase belokan Jalan Dadali.
Mobil ambulans, perahu karet dan tim penyelam berdatangan sekitar pukul 9.30 WIB. masyarakat nampak masih silih berganti melihat-lihat lokasi kejadian.
Menurut Theofilo, petugas gabungan akan melakukan upaya semaksimal mungkin untuk melacak keberadaan pengendara dan motornya.
"Kami akan laporkan segera ketika sudah ditemukan. Mohon doanya semua, agar pencarian berjalan lancar dan segera menemukannya," kata dia. [Antara]
Tag
Berita Terkait
-
Antisipasi Kejahatan Memanfaatkan Situasi Banjir, Warga Melawi Dipersilakan Simpan Motor di Kantor Polisi
-
Banjir dan Tanah Longsor Akibat Hujan Muson, 33 Orang Dilaporkan Tewas di Nepal
-
Siaga Banjir dan Longsor di 5 Kabupaten dan Kota di Jawa Barat
-
Ini Identitas Pemotor Yang Terseret Banjir di Bogor, Ternyata Mahasiswa IPB
-
Sakit di Tengah Banjir Singkawang, Bayi Usia 11 Bulan Dievakuasi Petugas
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia