SuaraBogor.id - Pegiat media sosial Eko Kuntadhi nampaknya gerah dengan banyaknya isu yang dimunculkan untuk menjatuhkan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Untuk diketahui, saat ini muncul isu ijazah palsu Presiden Jokowi. Bahkan, kasus tersebut turut digugat oleh sejumlah pihak.
Melalui akun Twitter pribadinya, Eko Kuntadhi mengatakan, bahwa orang yang teriak soal ijazah palsu Jokowi masih orang itu-itu saja.
Dirinya juga mengatakan, bahwa orang itu juga pernah memfitnah Jokowi PKI hingga bukan orang muslim.
"Mereka yg teriak2 soal ijasah Jokowi. Sama orangnya dengan yang memfitnah Jokowi PKI. Memfitnah Jokowi bukan muslim. Memfitnah ibunda Jokowi. Orangnya itu-itu saja. Gak berubah. Ikan lele hanya bisa hidup dalam lumpur kotor," cuitnya, dikutip Suarabogor.id pada cuitan @_ekokuntadhi, Rabu (19/10/2022).
Penggugat Ijazah Palsu Presiden Jokowi Jadi Tersangka
Bambang Tri Mulyono resmi dijadikan tersangka oleh Mabes Polri terkait kasus dugaan tindak pidana tentang ujaran kebencian berdasarkan SARA dan/atau penistaan agama.
Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Divisi Humas Polri Kombes Pol. Nurul Azizah menyebutkan pemeriksaan dilakukan berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/0568/IX/2022 Bareskrim Polri tanggal 29 September 2022.
"Adapun sebagai tersangka yang pertama SNR (Sugi Nur Raharja) dan yang kedua BTM (Bambang Tri Mulyono)," kata Nurul di Bareskrim Polri mengutip dari Antara.
Baca Juga: Ingatkan Jajaran Soal Arahan Jokowi, Kapolri: Kalau Tak Bisa, Keluar!
Bambang Tri Mulyono ditangkap terkait narasumber, pembicara, pengelola, pemilik, pengguna, dan atau yang menguasai akun YouTube gusnur13 official tentang ujaran kebencian berdasarkan SARA dan atau penistaan agama.
Bambang diketahui, mengajukan gugatan terkait keaslian ijazah Presiden Jokowi ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada Senin (3/10), dengan klasifikasi perkara adalah perbuatan melawan hukum (PMH).
Terkait hal ini, salah satu penggiat media sosial Dokter Tifa yang belakangan juga menuding ijazah palsu presiden Jokowi menyebut tidak akan menagih lagi foto orang nomor satu di Indonesia itu.
“Ya sudah. Clear. Foto sudah hilang semua. Ngga akan saya tagih lagi,” ungkapnya di akun Twitter pribadinya mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Menurut Dokter Tifa, dibanding mengurusi foto yang hilang misterius, Dokter Tifa bilang lebih baik mengurusi kasus kesehatan meninggal mendadak yang jelas penjelasannya.
“Sekarang saya mau urus banyak kasus kesehatan meninggal mendadak.Orang dewasa gagal jantung. Anak-anak gagal ginjal,” bebernya “Semua tidak misterius. Ada penjelasannya. Nggak seperti foto yang hilang misterius,” sambungnya.
Tag
Berita Terkait
-
Ingatkan Jajaran Soal Arahan Jokowi, Kapolri: Kalau Tak Bisa, Keluar!
-
Menyoal Ancaman Resesi 2023, Jokowi: Kita Harus Tetap Optimistis
-
Media Asing Soroti Senyum Presiden FIFA dan Iwan Bule, Publik: Shame on You!
-
Anies Baswedan Berhasil Buktikan Ijazah Jokowi Palsu, Ternyata...
-
Kaesang Pangarep Tunjukkan Chat dari Ibu Presiden, Stikernya Bikin Salfok
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung
-
KPK Tak Bidik Latar Belakang Politik Fahd El Fouz di Kasus Korupsi ATR/BPN
-
OTT Ke-20 KPK Terkait HGB Bogor: Seret Pejabat BPN, Eks Bupati Kebumen, dan Bos Summarecon
-
BRI Sabet Indonesia Sports Industry of the Year 2026, Konsisten Dukung Kemajuan Olahraga Indonesia