SuaraBogor.id - Drummer dan produser musik yang pernah tergabung dalam band Kotak yakni Posan Tobing, atau pemilik nama lengkap Haposan Harianto Tobing baru-baru ini muncul ke permukaan publik dengan melontarkan sindiran pedas ke beberapa personel grup band Kotak.
Posan Tobing menyindir, bahwa beberapa personel grup band Kotak saat ini terkesan lupa daratan. Bahkan, dirinya juga menuntut hak royalti.
Sebelum terkenal sampai saat ini, skill Chua kata Posan Tobing sangat jauh dari kata layak untuk memegang posisi bassist Kotak.
"Chua, lu masuk Kotak kalau bukan Prinzes basist Kotak pertama referensi lu, lu bukan pilihan gua," ujarnya, mengutip dari MataMata -jaringan Suara.com, Kamis (2/11/2022).
Baca Juga: Disapa Isa Zega, Warganet Malah Heboh Bahas Ekspresi Ussy Sulistiawaty
Posan Tobing menambahkan, alasan Chua diterima sebagai bassist Kotak adalah karena faktor penampilan.
"Gua akhirnya menyetujui lu karena faktor x, cewek cantik terus bisa diidolain banyak orang," jelasnya.
Tidak hanya Chua, Tantri Syalindri nyaris tidak diterima sebagai vokalis kedua grup band Kotak karena penampilannya.
"Tantri, lu harus ingat pertama kali lu mendaftar jadi vokalis Kotak, semua orang gak ada yang setuju. Ada yang bilang 'jangan dia, mukanya kayak pembantu'," kata Posan Tobing.
Kendati demikian, Posan Tobing mengaku terus memperjuangkan Tantri Syalindri agar bisa memegang posisi vokalis Kotak.
Baca Juga: Denise Chariesta Lelang Barang Pemberian RD, Diejek Netizen 4 Tahun Cuma Dapat Itu Doang
"Cuman kan gue yang sering belain," sambungnya, dikutip dari YouTube Uya Kuya TV pada Jumat (21/10/2022).
Berita Terkait
-
4 Lagu Ciptaan Denny Chasmala: Lahirkan Para Bintang, tapi Cuma Dapat Royalti Rp5,2 Juta
-
Tahun Lalu, Badai eks Kerispatih Cuma Dapat Royalti Rp95 Ribu
-
Anggap Sistem LMK Tak Bekerja Maksimal, Alasan Badai Minta Penyanyi Harus Bayar Langsung
-
Badai Eks Kerispatih: Terima Puluhan Juta Royalti, Tapi Data Nol Besar!
-
Beda Jauh dari Melly Goeslaw, Keluhan Denny Chasmala Usai Dapat Royalti Cuma Rp 5,2 Juta
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Stasiun Bogor dan Alun-Alun Kota, Potret Kesemrawutan yang Tak Kunjung Usai
-
Kades di Bogor Terbukti Minta THR Rp165 Juta ke Perusahaan, Rudy Susmanto Perintahkan Inspektorat
-
Kepadatan Puncak Bogor Tak Terbendung, One Way Arah Jakarta Diperkirakan Sampai Pukul 18.00 WIB
-
Kang Dedi Mulyadi Lapor! Ada Dugaan Pemotongan THR Sopir Angkot di Puncak Bogor
-
Puncak Macet Parah! One Way Diberlakukan Sampai Sore Nanti