SuaraBogor.id - Ada fakta baru pada kasus ayah bunuh anak di Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok. Pelaku diketahui pernah berguru ilmu hitam.
Hal itu diungkapkan oleh Adang Jawari (58), ayah kandung pelaku. Menurut dia, karakter Rizky alias Kiki, berubah menjadi tempramen sejak beberapa minggu terakhir.
“Jadi awal sebelum kejadian Rizky pernah bilang ke saya, pak saya kalau melihat Lala (istrinya) kok kayanya bukan si Lala, kaya musuh, kayak setan katanya, kata Kiki,” ucap Adang saat ditemui wartawan di kediamannya, mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Kamis (3/11/2022).
“Terus saya bilang, lah kamu ada-ada aja. Itu (omongan) seminggu sebelum kejadian. Lah kamu ada-ada aja, itu istri kamu,” sambung Adang.
Namun Kiki bersikeras, menurut penglihatannya itu bukan Lala. “Nggak pak, saya lihat Lala kayak musuh Kiki, kayak setan, itu yang harus dibantai. Ah kamu gomong sembarangan,” lanjut Adang mengingat percakapannya bersama pelaku.
Diberitakan sebelumnya, pelaku pembunuhan sadis di Jatijajar, Tapos, Kota Depok, Jawa Barat menangis sesenggukan saat melihat seragam sekolah anaknya, di Mapolres Metro Depok.
Pelaku ayah bunuh anak di Depok itu bernama Rizky Noviandi Achmad. Dia terlihat menangis saat diperlihatkan seragam anaknya yang masih penuh dengan darah.
Tangisan pelaku semakin menjadi ketika Kapolres Metro Depok, Kombes Imran Edwin Siregar, memberikan nasihat.
“Sudah sadar kamu? Apa nyesal atau gimana?,” kata Kapolres saat menemui Rizky, mengutip dari DepokToday -jaringan Suara.com, Kamis (3/11/2022)
Baca Juga: Marak Kendaraan Parkir Sembarangan, Dishub Depok Lakukan Penertiban
Mendengar omongan tersebut, Rizky langsung nangis sesenggukan. “Nangis tidak ada gunanya, karena anak kandungmu yang kau habisi,” jelas Kapolres.
Rizky pun menimpali ucapan Kapolres. “Nyesel saya pak, nyesel,” jawab Rizky sambil menangis.
“Coba kau pikir, dia berpakaian sekolah di bajunya yang berlumuran darah itu. Perasaanmu gimana? Kamu itu manusia bukan setan,” timpal Kapolres.
Lebih lanjut anak buah Kapolri ini mengatakan, bahwa anak itu tidak berdosa. "Kamu ribut sama istri apa urusannya sama anak? Anakmu itu tidak berdosa. Kamu lihat itu seragamnya, kamu lihat itu,” tegas Kapolres sambil menunjuk ke arah barang bukti seragam SD yang masih berlumuran darah.
“Ampun pak, ampun,” tangis Rizky semakin menjadi-jadi.
“Apa yang ada di otak kamu? Pagi-pagi dia mau sekolah, darah dagingmu yang kau habisi, lihat itu seragamnya berlumur darah. Coba kamu berpikir,” Kapolres menegaskan lagi.
Berita Terkait
-
Marak Kendaraan Parkir Sembarangan, Dishub Depok Lakukan Penertiban
-
Pelaku Pembunuhan Sadis di Depok Nangis Sesenggukan Lihat Seragam Sekolah Anaknya, Kapolres: Nangis Tidak Ada Gunanya
-
Libatkan Sipil hingga Institusi, 6 Kasus Pembunuhan Paling Mencengangkan Sepanjang 2022
-
Persoalan Rumah Bawa Nenek 58 Tahun Tinggal di Lapas Paledang, 8 Fakta Kasus Ayah Bunuh Anak di Depok
-
Kilas Kriminal Kemarin: Warga Gabus Bekasi Amankan Belasan Pemuda, Skenario Keji Hendra dan Susiani Bakar ODGJ
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Di Balik Kemeriahan Lomba 17-an, Napas Ekonomi Akar Rumput yang Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri
-
Nama Disebut di Pidato Kenegaraan, Realitas Hidup Susanah Tetap Bertumpu Pada Upah Rp700
-
Disebut Pengupas Bawang oleh Prabowo, Susanah Ternyata Penjahit Lap dan Pencuci Ompreng SPPG
-
Baru Jadi Dirusak Tangan Jahil, Mural Kemerdekaan Bawah Flyover Cileungsi Jadi Korban Vandalisme