SuaraBogor.id - Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan peninjauan pembangunan Masjid Agung dan pedestrian Alun-alun. Saat ini, proses pembangunan baru mencapai 53 persen.
Bima Arya mendapati pembangunan Masjid Agung Kota Bogor, Jawa Barat yang berada strategis di antara Pasar Kebon Kembang, Pasar Anyar, Stasiun Bogor dan Alun-alun kota itu telah mencapai 53 persen.
Sementara, pembangunan pedestriannya memerlukan penertiban dari aktivitas parkir liar dan pedagang kaki lima.
"Area parkir di lantai bawah Masjid Agung menjadi titik awal pengecekan yang dilanjutkan ke lantai berikutnya, dimana para pekerja tengah melaksanakan pengerjaan interior Masjid Agung, mulai dari jendela, pintu, mihrab hingga pembuatan ornamen bagian atas untuk mihrab," kata Bima.
Bima Arya yang didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pemkot Bogor, Chusnul Rozaqi selanjutnya melihat-lihat proses pembangunan lantai 2 masjid yang akan dilaksanakan tahun 2023.
Agar mempercepat capaian target dari progres pembangunan interior, rencananya Dinas PUPR mulai pekan depan akan ada opsi penambahan jam kerja. Saat ini para pekerja yang ada tercatat ada 124 pekerja.
Rombongan Wali Kota Bogor berlanjut memantau lokasi pembangunan jalan akses antara Masjid Agung dengan Pasar Kebon Kembang yang direncanakan saling terintegrasi.
Usai meninjau pembangunan sekitar masjid, Bima Arya pun melihat kendala dalam penataan pedestrian di sekitar Alun-alun Kota Bogor, Jawa Barat.
Bima menilai parkir liar pengunjung taman tersebut dan masyarakat yang ingin beraktivitas di sekitar Alun-alun, sekadar jajan di kuliner pedagang kaki lima (PKL) sekitarnya, maupun ke pertokoan di sana mengganggu proses penataan pedestrian.
Baca Juga: Empat Lelaki Putuskan Masuk Islam, Salah Satunya Anggota Polisi di Riau
"Segera ditertibkan, khususnya dari para Pedagang Kaki Lima (PKL) dan kendaraan yang parkir sembarangan memakan badan jalan," katanya. [Antara]
Berita Terkait
-
Empat Lelaki Putuskan Masuk Islam, Salah Satunya Anggota Polisi di Riau
-
Pemkot Bogor Siapkan Lahan Untuk Warga di Daerah Rawan Bencana
-
Bima Arya Sebut Perbaikan Jalan KH TB M Falak Ditargetkan Selesai 4 Bulan, Publik: Pasti Molor, 1 Tahun Baru Kelar
-
Tersiar Isu Liar KIB Pertimbangkan Usung Ganjar dan Kang Emil dalam Pilpres 2024, Golkar Bantah: Itu PAN, Bukan Golkar
-
Soal Wacana Ganjar-Ridwan Kamil di Pilpres 2024, Bima Arya Ucap Terima Kasih kepada Hasto Kristiyanto
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Buntut Bocah Tewas di Jasinga, Polres Bogor Terjunkan Tim K9 Mabes Polri Buru Anjing yang Lepas
-
Triliunan Rupiah Mangkrak! 21 Ribu Motor Listrik Program Makan Gratis Menumpuk di Gudang Sentul
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP BPK, Ketua DPRD Sastra Winara: Ini Bukti Nyata
-
Waspada Jalur Lengang Pakansari! Kecelakaan Tunggal Rabu Dini Hari Tewaskan Dua Orang
-
Kasus Bocah Jasinga Tewas Diserang Anjing, Polisi Tetapkan Pemilik Berinisial Y