SuaraBogor.id - Gempa Cianjur yang menewaskan ratusan orang menyita perhatian seluruh masyarakat, tidak hanya di Indonesia saja, negara luar negeri pun turut simpati dan memberikan doa untuk warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Baru-baru ini, Gubernur Jawa Barat mengunggah sebuah video yang memperlihatkan Paus Fransiskus tengah memberikan doa untuk korban gempa Cianjur.
Tidak hanya itu saja, jamaah Masjid Istiqlal di Gaza Palestina pun memberikan doa untuk warga Cianjur.
"HATUR NUHUN VATICAN dan PALESTINA,
Atas ucapan duka cita dan doa dari Paus Franciscus di Vatican dan Jamaah Masjid Istiqlal di Gaza Palestina. Dimana semuanya bersimpati dan mendoakan yang terbaik untuk warga Cianjur.
Kasih sayang, Rahman Rahiim lah yang menguatkan hubungan persaudaraan antar sesama umat manusia.
Saling menyayangi bukan membenci. Karena perbedaan adalah rahmat untuk kita yang berbagi hidup di satu bumi ini," tulis Ridwan Kamill, dikutip Suarabogor.id, Selasa (28/11/2022).
Diberitakan sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menyesalkan pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda yang dilakukan oleh warga setempat di tenda pengungsian di Kabupaten Cianjur.
"Walaupun kita tidak bersaudara dalam keimanan, kita tetaplah bersaudara dalam kebangsaan dan kemanusiaan," kata Gubernur Ridwan Kamil dalam keterangan tertulisnya.
Dia menuturkan pemasangan label identitas pemberi bantuan merupakan hal yang wajar.
Hal itu karena pemasangan label identitas pemberi bantuan bisa saja sebagai bagian dari pelaporan maupun pertanggungjawaban kepada para donatur yang menitipkan bantuannya.
"Karenanya Sila ke-2 Pancasila, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab harus dijunjung dengan baik dan dipraktikkan dengan bijak. Bantuan kemanusiaan tidak boleh ternodai sedikitpun oleh unsur kebencian golongan," katanya.
Apalagi, kata Ridwan Kamil, bencana gempa bumi Cianjur datang tidak pilih-pilih. Semua orang, semua pihak, dan semua golongan pun terdampak bencana tersebut.
"Yang membantu bencana pun datang tidak pilih-pilih, datang dari semua pihak, dari semua golongan, kelompok, apapun keyakinan atau agamanya," ujarnya.
Supaya insiden serupa tidak kembali terjadi, Gubernur Ridwan Kamil telah meminta kepolisian untuk menindaklanjuti pencabutan label identitas pemberi bantuan tenda yang dilakukan oleh warga setempat di tenda pengungsian di Kabupaten Cianjur.
"Saya sudah meminta kepolisian khususnya Kapolda Jawa Barat untuk menindaklanjuti hal ini agar tidak terulang lagi di kemudian hari. Hatur Nuhun," kata dia.
Baca Juga: Rayakan Hari Ulang Tahun Kedelapan, Komunitas Toyota Wish Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur
Tag
Berita Terkait
-
Rayakan Hari Ulang Tahun Kedelapan, Komunitas Toyota Wish Galang Dana untuk Korban Gempa Cianjur
-
Hibur Warga Korban Gempa Cianjur, Komeng: Kami Tidak Ada Niat Lain, Hadir Untuk Membantu dan Menghibur
-
Gempa Cianjur, 172 Korban Terdampak Mengungsi di Wilayah Kecamatan Cisarua Bogor, Berikut Rinciannya
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Makin Mudah, Kirim THR Praktis dengan QRIS Transfer dan Transfer Emas di BRImo
-
Ungkapan Syukur Warga Tempati Rumah Subsidi Pemerintah: Dulu Ngontrak, Kini Punya Rumah Sendiri
-
BRI Sediakan Layanan Transaksi Keuangan Andal hingga Super App BRImo di Libur Lebaran
-
Tegas! SPPG yang Mencemari Area Masjid di Bogor Disuspend
-
Gudang Komputer BRIN Kebakaran, Diduga Akibat Kelalaian Bakar Sampah