SuaraBogor.id - Sholat Jumat di Masjid At-Taqwa yang berada di komplek Balai Kota Bogor, Jumat (3/2/2023) nampak berbeda dari biasanya. Saat khotib naik mimbar setelah adzan, ternyata yang bertugas menyampaikan khutbah adalah Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto.
Dalam khutbahnya, Atang menyampaikan pesan kepada dirinya dan jamaah untuk senantiasa bersegera meminta ampunan kepada Allah Yang Maha Kuasa sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Imran ayat 133 ‘Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa’.
“Begitu sayangnya Allah SWT pada hambaNya sehingga menyeru agar kita bersegera untuk meminta ampunanNya. Semoga kita menjadi orang-orang yang bertaqwa sehingga kita selalu tergerak untuk selalu minta ampun atas dosa-dosa yang banyak kita lakukan setiap harinya”, ungkap Atang.
Salah satu ciri dari sebuah ketaqwaan adalah apakah kita memiliki kelembutan hati untuk selalu meminta ampun kepada Allah. Apakah kita selalu menyerahkan semua urusan dan bersandar hanya kepada Allah. Termasuk apakah hati kita bergetar ketika mendengarkan ayat-ayat Allah. Jika tidak, kita perlu menyalakan alarm pribadi agar kemudian kita memperbaiki diri sehingga bisa memupuk rasa taqwa.
“Hati kita harus selalu memiliki alarm pengingat. Perlu kita renungkan, apakah kita memiliki kelembutan hati untuk senantiasa berharap hanya pada Allah. Jika kita adalah pribadi yang sulit untuk meminta ampunanNya, jika kita adalah pribadi yang sulit untuk mendekatkan hati kita hanya kepadaNya, maka ini adalah lampu kuning yang harus kita nyalakan dan harus segera kita perbaiki,” ujar Atang.
Untuk memupuk ketaqwaan tersebut, pria yang akrab disapa Kang Atang ini menilai ada empat hal yang perlu dilakukan. Pertama adalah kita harus menetapkan bahwa satu-satunya Rabb yang patut kita sembah dan kita yakini dan kita serahkan seutuhnya hidup kita hanyalah kepada Allah SWT.
“Diberikan jabatan, promosi, dirotasi, dimutasi itu adalah bagian dari realita kehidupan. Jangan terlalu berharap kepada atasan untuk dipromosikan, karena sesungguhnya atasan hanyalah bagian dari dunia yang menjadi perantara takdir itu terwujud. Tapi sungguh, harapan yang kita gantungkan harusnlah hanya kepada Allah SWT. Jika semua kita serahkan kepada Sang Pencipta, insya Allah hati akan menjadi tenang,” jelas Atang.
Hal kedua, yang disampaikan oleh Kang Atang adalah kita harus membiasakan meminta ampun kepada Allah. Karena, kita sebagai manusia pasti banyak memiliki salah. Semakin tinggi jabatan, semakin besar harta yang dimiliki, semakin banyak kesempatan yang dipunyai, maka semakin tinggi juga peluang kemaksiatannya.
“Selama ini Allah masih menutupi aib kita. Kalau saja Allah membukakan aib kita, kita tentu tidak akan berani keluar rumah karena banyaknya aib dan maksiat kita. Jangan sampai kita pun juga sulit untuk memohon ampun kepada Allah. Jangan hanya satu kali dalam setahun ketika sholat Idul Fitri saja kita minta ampun, tapi mintalah ampunan di setiap saat yang bisa kita lakukan,” ungkap Atang.
Baca Juga: Jelang Pertandingan Persib vs Arema FC, Victor Igbonefo: Kami Tidak Mau Kehilangan Poin
Ketiga, untuk mendekatkan diri kepada Allah, umat manusia senantiasa harus memiliki sikap pemaaf. Karena, tidak ada yang sempurna dari kehidupan ini. Setiap orang pasti banyak kekurangan dan setiap orang pasti punya kesalahan.
“Seringkali kita sulit memberikan maaf, terutama kepada orang-orang yang menyulitkan dan membenci kita. Namun, dengan memiliki sikap pemaaf ini, niscaya mampu membuat hati kita jadi lembut dan kita akan lebih berserah diri kepada Allah,” kata Atang.
Keempat, setiap manusia jangan pernah ragu untuk berbuat baik. Menurut Atang, setiap ada peluang berbuat baik, lakukanlah. Karena, dari kebaikan yang kecil sekalipun akan diberikan ganjaran pahala oleh Allah SWT.
“Kesempatan berbuat baik ada di mana-mana, di setiap waktu. Sehingga, marilah kita saling mengingatkan untuk terus berbuat baik. Masih ada waktu buat kita untuk kemudian menyiapkan diri, menyiapkan bekal terbaik sebelum menghadap Allah nanti. Semoga bekal yang kita siapkan adalah bekal terbaik yaitu ketaqwaan,” tutupnya.
Berita Terkait
-
3 Tempat Wisata Keren Dekat Stadion Pakansari Bogor, Serasa Wisata ke Bali!
-
Mau Cari Staycation di Bogor? Ini 4 Pilihan Hotel Terbaik Fasilitas Menarik
-
Intip IG Polwan Cantik Bripda Dian Asih Lestari Personel Brimob Asal Bogor, Netizen: Masya Allah Cantiknya
-
Cetak Gol Tunggal, Marc Klok Ogah Disebut Pahlawan
-
Fakta Unik Munculnya Bogor, Bekasi hingga Karawang di Video aespa SMCU Terbaru
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
1.402 Mahasiswa Baru UIKA Bogor Resmi Dilantik, Wakil Bupati Beri Kejutan Dua Laptop
-
DPRD Kota Bogor Dorong Optimalisasi PAD dalam Perubahan APBD 2026
-
IPB University dan BRIN Luncurkan Innobridge, Perkuat Kolaborasi Riset dan Inovasi
-
KPK Endus Keterlibatan Swasta Lain di Kasus Suap Layanan Pertanahan ATR/BPN
-
Sebelum Terjaring OTT, Pihak Kementerian ATR/BPN Diduga Terima Rp300 Juta dari Summarecon Agung