SuaraBogor.id - Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita memilih diam atau tidak merespons sindirian Asep Wahyuwijaya soal pemberian kursi DPRD Provinsi Jawa Barat.
Saat dikonfirmasi media, Dede Chandra tidak merespons terkait sendiran Asep Wahyuwijaya itu.
Sebelumnya, Asep Wahyuwijaya alias Kang AW resmi mengundurkan diri dan berhenti dari keanggotaan Partai Demokrat. Pengunduran diri ini sekaligus melepas jabatannya sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat dari fraksi Partai Demokrat.
"Dengan ini menyatakan mundur dan berhenti dari keanggotaan Partai Demokrat," kata Kang AW, Jum'at 14 April 2023.
Salah satu alasan dirinya mengundurkan diri yakni karena kasihan terhadap Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor, Dede Chandra Sasmita. Sebab, kata dia, sudah berkali-kali ikut Pemilihan Legislatif (Pileg) Dede Chandra tak kunjung berhasil mendapatkan kursi.
Ia bahkan menyebut, raihan suara Dede Chandra tidak pernah melebihi suara yang ia miliki. Bahkan, kata AW, setengah dari suaranya pun tak pernah bisa dicapai.
"Dengan diskresi saya selaku wakil ketua DPD PD Jabar nomor urut 2 kepadanya, hasilnya pun sama saja, gagal. Dengan raihan yang tak sanggup separuhnya pun dari raihan suara saya," papar Kang AW.
Sehingga, Kang AW memberikan jabatan itu kepada Dede Chandra dengan alasan agar lebih berwibawa saat menjabat sebagai ketua partai tingkat Kabupaten.
"Saya rela memberikan jabatan anggota DPRD ke ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Bogor menjadi anggota dewan giveaway, dengan maksud agar penampilannya berwibawa dan perilaku politiknya berkualitas," tutup dia.
Baca Juga: Lepas Jabatan DPRD Jawa Barat, Asep Wahyuwijaya Beri Kursi 'Giveaway' Untuk Dede Candra
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Siap Sambut Pengunjung Mulai 2 November, Eiger Nature Wadahi Konservasi dan Pemberdayaan Warga Bogor
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Dua SMP Terapkan PJJ Selama Dua Hari
-
Dugaan Keracunan MBG di Dramaga, Pemkab Bogor Uji Sampel Makanan dan Minuman ke Labkesda
-
KPK Jadwal Ulang Pemeriksaan Wabup Bogor Jaro Ade Kasus Dugaan Korupsi Bappenda
-
BRI Andalkan Fundamental Kuat untuk Topang Pertumbuhan Jangka Panjang dan Buyback Saham