SuaraBogor.id - Dua orang kepala toko makanan cepat saji, D-Top di wilayah Kecamatan Citereureup, Kabupaten Bogor terlibat duel maut gara-gara permainan judi slot online pada Minggu 24 Juli 2023.
Kejadian itu bermula saat pelaku berinisial D (21) datang ke kontrakan korban, MS (26) di Desa Leuwinutug, Kecamatan Citereureup, Kabupaten Bogor untuk meminjam uang.
Tetangga korban, Selvie (30) mengungkapkan bahwa D datang untuk meminjam uang kerena kalah dalam permainan judi slot online sebanyak Rp11 Juta. Namun MS tidak memberikan pinjaman kepadanya.
"Gara-gara slot, katanya minjem uang cuma engga dikasih," kata dia, Senin 24 Juli 2023.
Karena tidak diberikan pinjaman, kedua Kepala toko itu terlibat cekcok hingga mengakibatkan MS meninggal di tempat.
"Si korban engga ngasih, soalnya dia (D) tuh katanya udah abis Rp 11 juta buat maen kayak gitu," ungkapnya.
Fakta serupa disampaikan oleh Kanit Reskrim Polsek Citeureup Iptu Yayan Sopian. Ia mengungkapkan, D kesal karena tidak diberikan pinjaman uang oleh MS.
"Hasil dari keterangan pelaku, motifnya karena mau pinjem uang tapi tidak direspon korban," kata dia.
Pelaku berinisial D kesal karena korban, MS, tak meminjamkan uang kepadanya. Padahal, MS diketahui sudah menarik uang.
Baca Juga: Disorot Menkominfo Budi Arie, Cuma Ini Negara yang Melarang Judi Online Selain Indonesia
"Butuh uang katanya, mau menikah juga. Terus si pelaku ini bermasalah di tempat kerjanya buat ngembaliin uang setoran toko 3 hari. Dua-duanya (pelaku dan korban) kepala toko D-Top," ungkap dia.
Karena tidak dihiraukan ketika meminjam uang, sempat terjadi cekcok mulut antara pelaku dengan korban. Hingga akhirnya, terjadi penganiayaan dengan pisau yang menyebabkan korban tewas.
"Cekcok dulu, terus pakai tangan kosong baru pakai pisau itu," jelas Yayan.
Saat ini, pelaku yang juga mengalami luka-luka dalam duel maut tersebut sudah diamankan di Polsek Citeureup. Setelah sebelumnya sempat menjalani perawatan di rumah sakit karena luka dialaminya.
"Sudah, (pelaku) sudah kita amankan sudah kita mintai keterangan," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Duh! Seorang Pengemudi Taksi Daring di Kota Semarang Ditemukan Tewas, Diduga Dibunuh Penumpangnya Sendiri
-
Pelaku Belum Ditangkap Polisi, Dua Bocah Minta Keadilan Setelah Ibunya Dibunuh Ayah
-
Apa Itu Judi Slot? Game 'Bersayap' yang Diduga Dimainkan Cinta Mega saat Rapat Paripurna
-
Nasib Cinta Mega Usai Diduga Main Game Judi Slot: Terancam Kena Sanksi PDIP hingga PAW
-
Diduga Main Judi Slot saat Rapat, Kader PDIP Cinta Mega Punya Kekayaan Miliaran
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Stok Melimpah 640 Ribu Blanko, Cetak e-KTP di Kabupaten Bogor Tak Perlu Antre Lama
-
6 Fakta Tawuran 400 Anggota Gangster di Cibinong, Hingga Rudy Susmanto Turun Tangan Jam 3 Pagi
-
Revaldo Kembali Tergiur Narkoba Setelah Bertemu Pemasok di Bogor
-
KPK Geledah 2 Kantor Dinas di Bogor
-
Niat Ikut Demo di DPR, 5 Pelajar Asal Sukabumi Malah Dicegat Polisi di Stasiun Bogor