SuaraBogor.id - Tertib Lalu lintas hanya sekedar meniupkan angin segar bagi perapian tata kelola kawasan Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor.
Pasalnya, sejumlah wacana telah disampaikan Kepala Dishub Kabupaten Bogor, Agus Ridhallah mulai dari penataan kawasan parkir Stadion Pakansari hingga dengan parkir berbayar di jalan Ediyoso Martadipura Pakansari.
Agus Ridhallah menyebut, parkiran liar di lingkar Pakansari diwacanakan untuk membasmi dan mengalihkan para pengendara motor dan mobil agar parkir di dalam Stadion Pakansari yang sudah disediakan.
Namun, parkiran liar di sepanjang bahu jalan Stadion Pakansari masih terus bermunculan hingga tak jarang menimbulkan kemacetan di hari-hari tertentu.
"Gini, sebetulnya kan ada beberapa yang sudah dilaksanakan tapi belum maksimal. Terutama kaitannya dengan kerapihan itu (parkir liar Pakansari) secara regulasi itu kawasan tertib lalu lintas dan otomatis artinya kita sudah sepakati bahwa seluruh parkir masuk ke dalam Gor Pakansari," ujarnya.
Namun, Agus Ridhallah beralasan, tidak selesainya penataan parkiran liar di kawasan Pakansari itu karena revisi Perda Penyelenggara Perhubungan yang belum selesai di bangku pembahasan dengan DPRD Kabupaten Bogor.
"Kaitannya dengan kenapa belum dilakukan di Perbup (penataan parkiran), karena memang ini masih dalam proses dan kaitannya dengan Perda," papar dia.
Tak hanya itu Jalan Ediyoso Martadipura yang masuk dalam kawasan Pakansari juga menjadi wacana Agus Ridhallah sejak menjabat jadi Kepala Dishub Kabupaten Bogor.
Agus Ridhallah menyebut, di sepanjang jalan SPBU Ediyoso Martadipura diwacanakan akan dibuat seperti jalan Suryakencana, Kota Bogor, yakni menarif setiap yang parkir di jalan tersebut secara resmi.
Baca Juga: Viral Polantas di Medan Cekcok dengan Warga Gegara Tilang Anak Sekolah Dalam Gang
Ia mewacanakan parkir berbayar d jalan Ediyoso Martadipura itu, bisa terealisasi pada Maret 2023 silam. Namun hingga kini, parkir berbayar itu masih dilakukan oleh para pelaku parkir liar.
"Ya belum terealisasi, karena kan Perda nya belum diubah, kita tunggu dulu karena semua payung hukumnya harus jelas dulu. Jangan sampai nanti dimanfaatkan oknum," cetus dia.
Ia menyebut, Perda Penyelenggara Perhubungan yang menjadi alasan itu, ditargetkan selesai pada tahun 2023 ini, agar wacana yang ia sampaikan bisa terealisasi.
"Target kita pokoknya tahun ini harus selesai, sehingga 2024 sudah bisa digunakan," tutup dia.
Kontributor : Egi Abdul Mugni
Berita Terkait
-
Viral Polantas di Medan Cekcok dengan Warga Gegara Tilang Anak Sekolah Dalam Gang
-
Dipecat Usai Laporkan Pungli, Guru Honorer di Bogor Bikin Siswa-siswa Terharu
-
Sosok Nopi Yeni: Kepsek Dicopot Buntut Pecat Reza Guru SD yang Bongkar Pungli
-
Profil dan Biodata Reza Ernanda: Guru SD di Bogor Dipecat Usai Bongkar Pungli PPDB
-
Dishub Samarinda Tertibkan Parkir Liar Pakai Cara Sewa Cosplay Power Ranger
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Bupati Bogor Sulap Horison Sayaga Jadi Destinasi Rekreasi
-
BRI Raih Empat Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026
-
Temani Istri Beli Makan, Pria di Bogor Malah Bacok Bobotoh hingga Tewas
-
Pesan Menohok Bupati Bogor ke Pengelola Dapur MBG: Presiden yang Disalahkan jika Ada Kesalahan
-
Kurangi Limbah Dapur, ibis Styles Bogor Pajajaran Pakai Cangkang Telur Dukung Tani & Pendidikan Anak